Istilah Pelakor dan WIL Punya Arti Sama, Kenapa Pelakor Terkesan Lebih Jahat?

Kita pasti sudah mengenal istilah WIL dan pelakor, apa yang membedakan istilah tersebut?

Tayang:
Penulis: Yuyun Hikmatul Uyun | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Kolase Foto TribunnewsBogor.com
Pelakor Bu Dendy 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pelakor merupakan sebuah akronim dari kalimat perebut lelaki orang.

Lazimnya, istilah ini digunakan untuk menyebut para wanita yang menjadi orang ketiga dalam hubungan rumah tangga seseorang.

Pelakor secara khusus merujuk pada wanita, karena yang direbut adalah lelaki orang.

Istilah pelakor menjadi hangat diperbincangkan di media sosial sepanjang Selasa 20 Februari 2018.

Hal tersebut bermula ketika ada seorang perempuan yang sawer uang pecahan 50 ribu dan 100 ribu kepada perempuan yang dituding sebagai pelakor.

Video ini menjadi viral dan trending topik di Twitter.

Tagar #BuDendy pun langsung menjadi hits di media sosial.

Mulai dari media televisi hingga media online semuanya aramai memperbincangkan kasus Bu Dendy ini.

Sebelum munculnya kasus Bu Dendy, sebenarnya sudah banyak perempuan-perempuan yang kini membuka kasus rumah tangganya yang berada di ujung tanduk akibat adanya pelakor.

Di media sosial Facebook contohnya.

Masih ingat dengan perempuan yang mengirim kiriman bunga untuk pelakor yang akan membuka salonnya di Dumai Riau?

Yang membuat viral adalah, karangan bunga tersebut bertuliskan 'Turut berduka cita, dari Istri Syah yang kau rebut.'

Lalu, ada juga cerita istri sah bersama keluarga yang melabrak ke rumah pelakor.

Saat keluarga istri sah tak terima dan memukul sang suami, si pelakor bahkan dengan wajah tanpa dosa memeluk pria tersebut dan memasang badannya demi melindungi pria yang dicintainya itu.

Hal itu tentu saja memancing kemarahan sang istri sah yang melihat dengan mata kepalanya sendiri.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved