Kisah Muchlis Kenang Kedekatannya dengan Bung Hatta, Pernah Ditawari Sekolah ke Belanda

Awalnya Ia tidak mengetahui bahwa Ia adalah cucu dari kakak sepupu sang proklamator.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
kerabat Bung Hatta, Muchlis Rashim 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Seorang pria di Kampung Palasari RT 1/2, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor ini menceritakan pertemuannya dengan Wakil Presiden RI pertama, Bung Hatta.

Muchlis Rashim mengatakan bahwa dirinya adalah cucu dari kakak sepupu Bung Hatta.

Awalnya Ia tidak mengetahui bahwa Ia adalah cucu dari kakak sepupu sang proklamator.

Saat itu sekitar tahun 70an, Muchlis pergi ke Jakarta untuk melanjutkan sekolah.

Orangtuannya pun memberikan alamat tempat tinggal Bung Hatta.

"Iya saya dikasih alamat, terus dari Sumatera Barat saya berangkat ke Jakarta ketemu Bung Hatta," katanya.

cucu bung hatta
(TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

Ia yang menyapa Bung Hatta dengan sebutan Inye itu pun dipersilahkan oleh Bung Hatta melanjutkan studinya ke Belanda.

Namun karena tidak bisa menguasai Bahasa Belanda Ia pun menolak tawaran Bung Hatta.

"Saya datang bilang Inye saya mau lanjut sekolah terus saya disuruh ke sini, terus Bung Hatta bilang mau sekolah dimana, di Belanda mau tida, kamu (muchklis) bisa bahasa Belanda enggak, terus saya jawab tidak, saya sekolah di sini saja," ujarnya.

Bukan hanya itu, menuruy Muchlis selain baik hati, Bung Hatta merupakan sosok yang tegas dan bijaksana.

Bahkan menurutnya hampir seluruh hidup Bung Karno dicurahkan untuk negara.

"Iya, segala pemikirannya ide-idenya itu dicurahkan untuk negara, untuk perjuangan bamgsa Indonesia, walaupun Inye orangnya lebih pendiam tapi pemikiran-pemikirannya itu banyak," katanya.

Kecintaan Muchlis kepada kakeknya itu pun dicurahkan dengan mengoleksi berbagai foto dan lukisan Bung Hata yang disimpan di dalam sebuah gudang.

Bahkan bukan hanya itu Ia pun mengoleksi puluhan kaset film perjuangan maupun film film zaman dahulu.

"Iya saya bangga dengan para pejuang, terlebih dengan Bung Karno dan Bung Hatta, saya suka sejarah juga makanya saya mengoleksi ini, kalau diuangkan mungkin jumlahnya besar tapi saya senang bisa mengoleksi ini," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved