Gara-Gara Kopi Dan Biskuit, Ketiga Orang Ini Keracunan, Sampai Muntah-Muntah
Keracunan ini terjadi di Dusun Tanadewa, Desa Lewomada, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tiga orang warga Nusa Tenggara Timur, keracunan, Minggu (4/3/2018).
Alamat lengkap ketiga korban tersebut yaitu Dusun Tanadewa, Desa Lewomada, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur.
Mereka keracunan setelah minum kopi dan makan biskuit.
Korban mengalami pusing,muntah dan akhirnya dirawat di Puskesmas Watubain, Kecamatan Talibura, 48 Km arah timur Kota Maumere.
Untungnya, nyawa ketiga korban itu masih bisa diselamatkan setelah diberikan obat anti racun.
Ketiga korban tersebut dua orang diantaranya berprofesi sebagai pelajar dan satu lainnya adalah seorang nelayan.
Nama ketiga korban tersebut diantaranya Nabil (13), Uyun Rahmadani (9), dan Mahrun (40).
Mahrun adalah nelayan asal Desa Perumaan, Kecamatan Alok Timur.
Informasi diperoleh pos-kupang.com, Minggu (4/4/2018) siang menyebutkan setelah para korban minum kopi, mereka mengalami pusing dan muntah-muntah.
Pihak keluarga yang menyaksikan kejadian itu segera membawa korban ke Puskesmas Watubaing.
"Saat ini polisi dari Polres Sikka dan Polsek Waigete telah berada di lokasi kejadian," ujar sumber pos-kupang.com, dari lokasi kejadian.
"Kita belum tahu apakah sumbernya dari kopi atau makanan biskuit yang katanya dimakan dengan minum kopi," kata sumber yang minta tak disebut identitasnya.
Baca: Jokowi Latihan Tinju, Fahri Hamzah : Gimana Kalau Kita Adu Sama Mantan Danjen Kopassus Itu Ya?
Kasus keracunan makanan ini merupakan yang kedua kalinya.
Sebelumnya, pernah terjadi keracunan makanan pada Selasa (27/2/2018) pukul 19.00 WITA.
Saat itu 11 warga Kampung Gere, Desa Koting A, Kecamatan Koting, Kabupaten Sikka, mengalami pusing kemudian muntah dan mencret usai makan bakso urat.
Bakso urat ini dibeli dari Warung Bakso Mas Narto di Jalan Gajah Mada Kota Maumere.
Semua korban dilarikan ke Klinik RS St.Elisabeth Nita dan RSUD, dr.TC Hillers Maumere, Rabu (28/1/2018) pukul 01.20 WITA.
Untungnya, kesemua korban bisa diselamatkan setelah diinfus dan minum obat anti racun.
(Pos Kupang.Com / Eginius Mo'a)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/korban-keracunan-diinfus-di-puskesmas-minggu-432018_20180304_192153.jpg)