Pembunuhan Ibu Rumah Tangga
Mantan Pembantu Ternyata Jadi Otak Pembunuh Metha, Padahal Awalnya Ngerengek Minta Kerja
Mantan pembantu Metha ternyata merencanakan aksi pembunuhan itu sehari sebelum eksekusi yakni pada Rabu
Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Dendam kesumat ternyata mengantarkan Rifai (24) dan L atau YA (16) harus berurusan dengan polisi.
Sepasang kekasih ini diciduk anggota Polrestabes Semarang karena telah membunuh mantan majikannya, Metha Novita Handayani (32).
Ibu rumah tangga cantik itu tewas ditangan Rifai setelah dicekik dan ditusuk di rumahnya di Bukit Delima 9 No 17 RT 3 RW 8, Perumahan Permata Puri, Beringin, Ngaliyan, Semarang, pada Kamis (1/3/2018) lalu.
Otak pembunuhannya tak lain adalah L.
Dendam lah yang membuat Rifai dan L tega membunuh ibu tiga anak itu.
Baca: Kisah Pemuda Jomblo Yang Didatangi Ibu Kosan Malam-malam, Tiba-tiba Ibu Kos Ada di Kamar Saya
Bahkan, anak bungsu korban pun sempat disekap dan dianiaya oleh pelaku.
Berikut 5 fakta terbaru soal pembunuhan ibu rumah tangga cantik yang dirangkum TribunnewsBogor.com dikutip dari Tribun Jateng.
1. Dendam Dipecat
Dikutip dari Tribun Jateng, YA ternyata merencanakan aksi pembunuhan itu sehari sebelum eksekusi yakni pada Rabu (28/2/2018).
YA adalah sosok yang mengajak Rifai untuk melangsungkan eksekusi itu terhadap mantan majikannya.
YA memiliki dendam karena sering dimarahi dan diberhentikan dari pekerjaannya sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT).
2. Dendam Dibilang Kere
Tak cuma YA aja yang merasa dendam, ternyata sang eksekutor, yakni Rifai juga dendam terhadap korban.
"Selain dendam YA, saya pun merasa sakit hati kerena sering diejek jelek, hitam, dan kere. Hinaan itu sering masuk ke telinga saya saat sedang menjemput pacar di rumah korban. Makanya, kami sepakat memberikan pelajaran ke ibu Metha," terang Rifai kepada Tribunjateng.com, Senin (5/3/2018).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pembunuhan-metha_20180304_101149.jpg)