Model Asal Indonesia Dianiaya Pasangannya di New York, Wajahnya Penuh Luka dan Rambutnya Rontok
Dylan menuturkan, ketika kekerasan itu pertama kali terjadi, ia berusaha meninggalkan pasangannya.
Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ketika penganiayaan fisik pertama terjadi, saya mengatakan kepadanya bahwa saya ingin meninggalkannya tapi saya dianiaya secara verbal, saya takut.
Saya harus berbohong kepada agen modelling bahwa saya mengalami kecelakaan, jatuh dan wajah saya terluka.
itu (penyiksaan) terjadi lagi. aku disikut di wajah dengan keras sehingga lidahku terluka.
Rambutku dijambak begitu keras lalu dibanting ke lantai. Saya memiliki benjolan besar di kepala saya sehingga saya melakukan CT scan.
Kekerasan dalam rumah tangga terjadi dalam kehidupan nyata, jika Anda mengalami ini meski hanya dianiaya secara verbal, segera tinggalkan dia. Saya adalah orang bodoh yang sedang jatuh cinta yang mengira bisa berubah.
Saya terluka dan sangat patah hati tapi saya berhasil menyembunyikan rasa sakit ini. mencari bantuan, bebaskan diri Anda jika Anda bisa.
Pelecehan verbal kepada saya adalah yang terburuk daripada pelecehan fisik, bekas luka dan memar hilang tapi rasa sakit di hati akan selalu membekas," tulis Dylan dalam postingannya itu.
Banyak netizen yang turut berduka atas apa yang dialami Dylan.
Mereka juga meminta agar pelaku penganiayaan terhadapnya bisa diproses hukum.
Tak sedikit pula yang tetap menguatkan Dylan agar tegar menghadapi cobaan ini.
Baca: Sempat Berseteru, Kiswinar Unggah Ini Untuk Sang Ayah, Mario Teguh, Bikin Netter Terharu !
Untuk diketahui, Dylan mengembangkan karirnya di New York berkat dirinya rajin menjalin networking.
Baginya, pesta bukan hanya sekedar senang-senang, tapi menjadi ajang untuk menjalin koneksi bersama orang-orang baru.
Menurut Dylan, networking merupakan salah satu kunci penting untuk memperluas jaringan serta membuka jalan terhadap suatu hal baru yang menarik untuk dilakukan.
Dalam sebuah video wawancara yang dilakukan Visionare, ia juga bernostalgia dengan bercerita bagaimana dirinya mulai menggeluti dunia digital dan mengungkapkan objek favorit apa saja yang gemar ia posting dalam media sosial miliknya.