Sudah Makan Sayuran Tapi Berat Badan Tak Kunjung Turun? Ini Penyebabnya
Oleh karena itu, sangat mungkin lemak tubuh kita sudah banya menghilang, hanya saja belum terlihat pada skala timbangan.
Maka meski sedang diet, tetap usahakan untuk mencukupi asupan protein 10-15% dari kebutuhan sehari-hari.
Di samping memperbanyak makanan berserat sepanjang hari, saat sarapan kita bisa konsumsi 1 butir telur, lalu siang hari 1-2 potong tempe dan 1 potong daging, dan malam konsumsi 1-2 potong tahu dan 1 potong ikan.
3. Jarang minum
Memperbanyak makan makanan berserat harus didampingi dengan banyak minum air, setidaknya 2 hingga 2,5 liter per hari.
Ya. Anjuran ini bahkan lebih tinggi daripada rekomendasi umum minum air 2 liter per hari.
Pasalnya, memperbanyak asupan makanan berserat akan meningkatkan risiko feses mengeras sehingga kita mengalami sembelit.
Minum air dapat melembutkan tekstur feses sehingga ebih lancar BAB.
4. Masih minum minuman manis
Jika kit mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum minuman manis, seperti minuman olahraga, jus kemasan, bahkan soda, tentu hal ini dapat membuat berat badan tidak turun padahal sudah diet ketat.
Minuman-minuman tersebut menyumbang jumlah kalori yang besar, bahkan parahnya tidak menimbulkan respon kenyang seperti apa yang dilakukan makanan padat.
Tidak heran jika orang suka kebablasan dan tidak merasa kenyang saat mengonsumsi minuman berkalori tinggi.
Ini kesalahan yang sering kali dilupakan orang saat sedang mengatur berat badan dengan jenis diet apapun.
5. Tidak berolahraga
Selain mengatur pola makan, kita juga tetap perlu olahraga untuk membantu menurunkan berat badan.
Jika tidak, kita justru akan kehilangan lebih banyak massa otot dan menurunkan tingkat metabolisme tubuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/sayuran_20171207_123140.jpg)