Diprotes Netizen Karena Pose Di Atas Batu Holocaust Memorial, Begini Sikap yang Diambil Syahrini
Keduanya berpose di atas sebuah beton besar, di mana di belakangnya juga banyak batu seperti itu.
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Vivi Febrianti
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penyanyi Syahrini kembali membuat heboh netizen karena aksinya.
Beberapa waktu lalu, mojang asal Bogor ini diprotes lantaran berpose di jalan tol.
Ia bahkan diancam terkena denda karena melakukan aksinya tersebut.
Namun, ia berhasil lolos lantaran menurut Kapolda Jatim dirinya sudah meminta maaf.
Nah kali ini aksinya kembali diprotes netizen saat tengah plesiran ke luar negeri.
Ia diketahui sedang berlibur ke Belanda beberapa hari lalu sehingga tak bisa menghadiri sidang First Travel.
Baca: Geram Dengan Bully-an dan Komentar Negatif, Rina Nose Akan Lakukan Ini Pada Warganet
Usai puas di Belanda, ia kemudian bergeser ke Jerman.
Di sana ia bersama seorang teman wanitanya jalan-jalan dan berfoto bersama di beberapa tempat.
Di antaranya yakni saat berpose di Berlin Holocaust Memorial.
Ia tampak mengenakan baju hangat berbulu warna biru, topi biru dan boots warna biru juga.
Sementara teman bulenya terlihat mengenakan jaket bulu warna cokelat.
Keduanya berpose di atas sebuah beton besar, di mana di belakangnya juga banyak batu seperti itu.
"Germany, For A New Days Before Doctor Check up ...
Hope Everything Goes Well ...
Bismillah !," tulisnya.
Baca: Kerap Dicibir, Ternyata Istri Pertama Bantu Opick untuk Meminang Wulan, Padahal Ayahnya Tak Merestui
Rupanya postingan Syahrini itu diprotes oleh netizen.
Sebab, batu yang ia jadikan pijakan untuk berfoto itu bukan sembarang batu untuk dijadikan pose berfoto.
Dikutip dari Wikipedia, batu itu merupakan memorial untuk Pembunuhan Yahudi dari Eropa yang dikenal sebagai Holocaust Memorial.
Baca: Mengaku Terbawa Suasana usai Konsumsi Alkohol, Sopir Angkot Ini Perkosa Penumpangnya Sampai 2 Kali
Yakini merupakan peringatan di Berlin untuk para korban Yahudi Holocaust, yang dirancang oleh arsitek Peter Eisenman dan insinyur Buro Happold.
Tempat ini terdiri dari 19.000 m2 (4,7 acre) situs ditutupi dengan 2.711 lempengan beton atau "stelae", diatur dalam pola grid pada bidang miring.
Mereka diatur dalam barisan, 54 di antaranya pergi ke utara-selatan, dan 87 mengarah ke timur-barat pada sudut kanan tetapi agak miring.
Sebuah "Tempat Informasi" bawah tanah yang terlampir memegang nama sekitar 3 juta korban Holocaust Yahudi, yang diperoleh dari museum Israel Yad Vashem.
Baca: Beda Nasib 2 Penyumbang Dana Pembelian Pesawat RI Pertama, Tagih Hutang dan Ajukan 3 Permintaan
Bangunan dimulai pada 1 April 2003, dan selesai pada 15 Desember 2004.
Diresmikan pada 10 Mei 2005, enam puluh tahun setelah berakhirnya Perang Dunia II, dan dibuka untuk umum dua hari kemudian.
Terletak satu blok di selatan Gerbang Brandenburg, di lingkungan Mitte, dengan biaya konstruksi sekitar € 25 juta.
Karena mendapat banyak komentar dan hujatan dari netizen, rupanya Syahrini memilih untuk menghapus fotonya.
Ia juga mengganti dengan foto lainnya dengan pose berbeda namun dengan caption yang sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/syahrini_20180322_124350.jpg)