Siswa Di Yayasan Al-Ghazali Bogor Diberi Cara Agar Bisa Tangkal Hoax

Rohan berharap dengan adanya diskusi ini semoga masyarakat mendapat ilmu bagaimana memfilter berita berita yang sifatnya tidak benar.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Diskusi menangkal info hoax di Yayasan Al-Ghazaly 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR BARAT - Maraknya konten hoax di media sosial ataupun pesan berantai, Mahasiswa Peduli Bangsa (FMPB) menyelenggarakan diskusi publik di Aula Pesantren Al Gazhali, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Kamis (22/3/18).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir perwakilan dari MUI Ustad Zulkarnaen.

Saat memberikan materi Ustadz Zulkarnaen memberikan suatu cara untuk menangkal hoax

Satu diantaranya adalah dengan menyaring dan mencari tahu kebenaran suatu informasi sebelum disebarluaskan.

"Biasanya kan kita mendapat pesan yang kemudian dibawahnya dituliskan viralkan, sebarkan, atau kalau Anda tidak menyebarkan maka akan mengalami musibah dan lain sebagainya, nah jika mendapat pesan yang kita sendiri masih ragu lebih baik jangan disebatkan dan dicari tau terlebih dahulu informasi tersebut," ujarnya dihadapan para pelajar dan santri.

Sementara itu Ketua Panitia Ahmad Rohan menjelaskan bahwa Forum Mahasiswa Peduli Bangsa (FMPB) menengatakan pihaknya menginisiasi diskusi tersebut agar masyarakat pada umumnya dan khususnya pelajar bisa menangkal provokasi dan penyebaran Hoax.

Ia menguraikan ada beberapa cara sederhana yang bisa membantu dalam mengidentifikasi berita hoax

Menurut rohan yang harus diperhatikan adalah hati-hati dengan judul provokatif, cermati alamat situs, periksa fakta, cek keaslian foto, ikut serta grup diskusi anti-hoax.

"Hoax itu kan bahasa lainnya bohong dan sekarang kan sudah jamannya media sosial dan orang tidak terlepas dari gadget, jadi jika ada berita bohong disebar dan membuat suatu kegaduhan akan menjadi masalah, maka dari itu kami inisiasi untuk membuat diskusi publik."terang Ahmad Rohan.

Rohan berharap dengan adanya diskusi ini semoga masyarakat mendapat ilmu bagaimana memfilter berita berita yang sifatnya tidak benar.

"Kita harus lebih cerdas menyikapi informasi.dengan di adakannya edukasi ini bisa membuat suatu pemahaman yang lebih positif lagi,"katanya.

Dalam kegiatan tersebut turuthadir juga perwakilan dari Pihak Polresta Bogor Kota, MUI, dan Perwakilan dari KPUD Kota Bogor.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved