Bayi Di Karawang 13 Hari Koma dengan Luka Memar, Ibunya Jadi Tersangka

sejak dirawat 13 hari yang lalu di PICU RSUD Karawang, kondisi Calista belum menunjukkan kemajuan yang berarti.

Editor: Ardhi Sanjaya
Kompas.com
Polisi menetapkan Sinta (27) sebagai tersangka penganiayaan terhadap putri kandungnya, Calista (1,3). (KOMPAS.com/Farida Farhan) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Komnas Perlindungan Anak ( KPA) melakukan pendampingan terhadap Sinta (27), ibu kandung bayi Calista (15 bulan).

Sinta ditetapkan sebagai tersangka atas penganiayaan bayinya tersebut.

"Kami akan melakukan pendampingan psikologis kepada ibu bayi," ujar Ketua KPA Jawa Barat Diah Momon, Kamis (22/3/2018).

Sinta diduga menganiaya putrinya hingga koma.

Bahkan, sejak dirawat 13 hari yang lalu di PICU RSUD Karawang, kondisi Calista belum menunjukkan kemajuan yang berarti.

Case Manager PICU RSUD Karawang Nia Kaniasari mengatakan, Calista menderita infeksi kornea dan di sekujur tubuhnya terdapat luka memar, baik kuning maupun biru.

"Memar kuning artinya waktunya lebih lama, sementara memar biru dan merah artinya luka baru," tandasnya.

Baca: Perjuangan Bayi 1 Tahun Di Karawang Setelah Digigit Pacar Ibunya, Koma 11 Hari Napas Dibantu Alat

Bahkan, pihaknya menduga Calista mengalami kerusakan otak.

Hanya saja, dokter belum bisa melakukan CT scan karena kondisi Calista masih koma.

Menanggapi kekerasaan terhadap bayi Calista, Pembina KPA Pusat Bimasena, meminta kekerasan terhadap anak dihentikan.

Sinta (27) mendampingi Calista (1,3) yang diduga dianiaya sang pacar.(KOMPAS.com/Farida Farhan)
Sinta (27) mendampingi Calista (1,3) yang diduga dianiaya sang pacar.(KOMPAS.com/Farida Farhan) (Kompas.com)

Bahkan di Jawa Barat dalam dua bulan terakhir terdapat 40 laporan.

Bimasena mengungkapkan, dalam kasus kekerasan terhadap anak, bukan saja penindakan hukum yang diperlukan, melainkan menghentikan segala bentuk kekerasaan terhadap anak.

"Semua pihak harus bekerja sama menghentikan kekerasan terhadap anak. Tidak hanya kekerasan fisik, seksual, tetapi semua yang berhubungan dengan anak," tuturnya.

Di Jawa Barat sendiri, dalam dua bulan terakhir terdapat 40 kekerasan terhadap anak.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved