Cerita Yoyo Dan Usaha Becak Mininya Di Stadion Pakansari, Menguntungkan Tapi 'Deg-degan'
Seorang pengelola becak mini, Yoyo (35) mengatakan bahwa saat ini becak mini menjadi daya tari tersendiri bagi wara Cibinong.
Penulis: Mohamad Afkar Sarvika | Editor: Vivi Febrianti
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Mohamad Afkar Sarvika
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ramainya kawasan Stadion Pakansari pada hari Minggu rupanya dimanfaatkan betul oleh sejumlah warga yang berdomisili di sekitarnya.
Beberapa warga ada yang memilih berdagang menjajalan makanan, namun ada pula yang justru berinisiatif membuat permainan anak-anak.
Satu di antaranya adalah becak mini.
Seorang pengelola becak mini, Yoyo (35) mengatakan bahwa saat ini becak mini menjadi daya tari tersendiri bagi wara Cibinong.
Pasalnya, dalam satu hari, dirinya bisa menyewakan becak mini sebanyak 40 kali.
Dengan bermodalkan 10 becak mini, keuntungan yang diraupnya pun cukup lumayan tinggi.
"Ya lumayan, sekali sewa biayanya Rp 15 ribu untuk 15 menit jadi tinggal hitung saja, sebenarnya ini juga punya abang, saya hanya bantu," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com, Minggu (25/3/2018).
Dikatakannya bahwa becak mininya tersebut selalu ada setiap hari.
Saat akhir pekan, becak mini bisa ditemukan di kawasan Stadion Pakansari mulai pukul 06.00 WIB pagi.
"Kalau hari biasa itu sore ke malam, tapi hari minggu juga kadang suka ada, tergantung cuaca juga," ucapnya.
Namun, kata dia, becak mininya itu terkadang tak bisa disewakan dalam beberapa waktu.
Hal itu disebabkan tidak diizinkannya oleh Satpol PP Kabupaten Bogor.
"Iya kadang suka ada razia gitu, ga boleh ada yang jualan, ga boleh beroperasi becak mininya, jadi terpaksa ditutup sementara," ucapnya.
Yoyo pun mengaku sedikit merasa kecewa lantaran tidak diizinkannya membuka usaha di area Stadion Pakansari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/becak-mini_20180325_125721.jpg)