Digerebek Saat Bercinta dengan Dua Pria, Siswi SMP Di Surabaya Dapat Bayaran Segini
Siswi SMP ini dijual Mutamtam, pria dari Arosbaya, Bangkalan, Madura untuk melayani pria hidung belang.
Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Ardhi Sanjaya
Dalam obrolan chatting, lanjut Ruth, ternyata tersangka Mutamtam mengajak korban check ini di hotel bersama empat temannya. Dimana tersangka lebih dulu menawarkan korban ke teman-temanya.
“Korban tidak mau melayani empat orang, maunya bermain threesome (hubungan bedan tiga orang),” ucap Ruth.
Baca: Seorang Guru Langsung Dipecat, Usai Posting Foto Ciuman Dengan Murid Les Privatnya
3. Deal 3 orang
Setelah sepakat, tersangka dan korban janjian bertemu di sebuah warung makan di Jl Diponegoro. Dengan naik motor, keduanya selanjutnya menuju sebuah hotel di Surabaya pusat guna menemui pemuda yang memesannya.
Saat asyik melakukan hubungan badan di salah satu kamar hotel, anggota Unit PPA menggerebeknya. Saat polisi masuk, tersangka, korban dan tamunya yang memesannya sedang berada di tempat tidur.
Baca: Internet XL Dkeluhkan Pengguna Di Bogor Hingga Bali, Begini Perkembangannya Sejak Siang Tadi
“Saat kami masuk dan menggerebeknya, ada tiga orang yang sedang telanjang di kamar hotel,” ucap Ruth.
Setelah diminta mengenakan baju, polisi pun membawa tiga orang tersebut ke Mapolrestabes Surabaya guna dilakukan penyidikan. Mereka dilakukan pemeriksaan terkait aktivitas trafficking yang dilakukan di hotel.
4. Sudah empat kali
“Tersangka menawarkan korban secara online. Korban ternyata tidak hanya sekali melayani tamu, sudah empat kali,” cetus Ruth.
5. Tarif
Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni menuturkan, dari tarif Rp 1,6 juta sekali kencan itu, masing-masing mendapatkan Rp 800 ribu.
Pembagian uang antara tersangka dengan korban setelah melayani tamu di hotel.