Probosutedjo Tutup Usia
Sempat Diragukan Soal Status Adik Kandung, Begini Sosok Mendiang Soeharto Di Mata Probosutedjo
Adik kandung Soeharto, Probosutedjo menghembuskan napas terakhirnya pada hari ini, Senin (26/3/2018).
Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Kabar duka cita datang dari keluarga mendiang Soeharto.
Adik kandung Soeharto, Probosutedjo menghembuskan napas terakhirnya pada hari ini, Senin (26/3/2018).
Informasi yang diterima Tribunnews.com, Probosutedjo meninggal dunia di RSCM Jakarta, pagi ini, di usia ke-87 tahun.
Pria yang lahir di Kemusuk, Bantul ini adalah seorang pengusaha ternama di Indonesia.
Selain itu, ia juga merupakan Direktur Utama PT Menara Hutan Buana.
Menurut Wikipedia, dia juga memiliki Yayasan Menara Bhakti, pemilik Universitas Mercu Buana.
Meski seorang pengusaha ternama, namanya tak pernah lepas dari sosok mendiang sang kakak, Soeharto.
Namun, Probo ternyata pernah diragukan oleh publik perihal status hubungan keluarganya dengan Soeharto.
Bahkan banyak orang yang menyangsingkan status Probo sebagai adik kandung Soeharto.
Baca: Ini Sosok Probosutedjo, Adik Soeharto yang Meninggal Dunia, Pengusaha dan Pemilik Kampus Ternama
Dilansir dari berbagai sumber, publik menyebutkan Probo hanyalah saudara jauh Soeharto.
Ada juga yang mengatakan bahwa Probo adalah saudara tiri sehingga tak ada hubungan sedarah sama sekali.
Selain itu ada juga yang menduga Probo bukan siapa-siapanya Soeharto.
Untuk menganggapi hal tersebut, Probo mengaku hanya bisa tersenyum.
"Mas Harto, atau Soeharto, Presiden RI ke-2, adalah saudara kandung. Anak yang terlahir dari rahim Ibu yang juga mengandung saya," ujarnya dikutip dari laman hmsoeharto.com.
Ya, memang diketahui bahwa Soeharto dan Probosutedjo adalah kakak beradik lain ayah.
Soeharto memiliki orangtua bernama Sukirah dan Kertosudiro.
Sedangkan Probosutedjo memiliki orangtua bernama Sukirah dan Atmoprawiro.
Selain itu, sosok Soeharto sepertinya sangat menginspirasi Probosutedjo.
Baca: Dituding Ratna Sarumpaet Bikin Hoax, Begini Jawaban Menohok Mahfud MD : Sedih Melihat Mbakku
Hal itu terbukti dari sebuah buku yang ditulis oleh penulis Alberthiene Endah.
Buku tersebut bercerita tentang pandangan dan sosok Soeharto di mata sang adik, Probosutedjo.
Dalam buku yang berjudul "Memoar Romantika Probosutedjo ; Saya dan Mas Harto", Probo menuliskan kisah sang kakak.

Menurut Probo, Soeharto adalah sosok yang tenang, pendiam, bisa mengontrol emosi dan tertutup.
Probo juga mengatakan bahwa Soeharto tidak pernah menerjemahkan perasaannya kedalam kata-kata gamblang.
Hanya orang-orang yang dekat dengan Soeharto lah yang mengenalnya.
Soeharto juga dinilai memiliki rasa cinta persaudaraan.
Hal ini dapat terlihat dengan sikapnya.
Soeharto tidak pernah meributkan hal-hal sensitif pada masa lalu (perceraian ibu dan bapaknya).
Baginya, yang terpenting adalah keharmonisan persaudaraan.
Selain itu menurutnya (Probosutedjo), Soeharto adalah sosok yang pintar dan memiliki daya inspirasi dan motivasi yang tinggi.
Sehingga hal itu membuat Probo menjadikan Soeharto sebagai teladan baginya.
Selamat jalan Probosutedjo.