WNI Tewas di Kamboja dan Kerap Disiksa Oleh Bule Mantan Napi, Anak Korban: Mamah Saya Cinta Sama Dia

Setelah keduanya memutuskan menikah pada tahun 2015 di Rutan Salemba, kekerasan yang dilakukan oleh Bilal semakin intens terjadi

Penulis: Yudhi Maulana Aditama | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Tribunnews.com
Enen Cahyati (48) (kanan) bersama anak pertamanya Insya Maulida (25) . 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Seorang wanita asal Jagakarsa, Jakarta Selatan ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di Kamboja pada Minggu (25/3/2018).

Saat itu wanita bernama Enen Cahyati tengah berlibur bersama suami keduanya Bilal Abdul Fateen (66) yang merupakan warga negara Amerika Serikat.

Banyak kejanggalan yang ditemukan soal tewasnya Enen Cahyati, dan diduga ia dibunuh oleh Bilal.

Sebab, dari pengalaman sebelumnya Enen kerap kali menerima perlakukan kekerasan dari Bilal.

Bahkan saat salat Eneng pun pernah dipukul oleh Bilal.

Baca: Heran Tiap Berhubungan Cuma Pakai Ini, Gadis Asal Lampung Sadar Kekasihnya Perempuan Tulen

Berikut beberapa kekerasan yang pernah dilakukan Bilal terhadap Eneng, berdasarkan penuturan dari anak korban, Insya Maulida alias Echa dikutip dari Tribunnews.com.

1. Dipaksa Mengemis

Enen pernah dipaksa mengemis agar bisa liburan di Bali pada awal tahun 2018.

"Pernah mamah saya disuruh minta-minta, ke lembaga-lembaga di daerah Condet, ke Dompet Dhuafa, minta-minta. Itu buat biayain dia ke Bali dibiayain Dompet Dhuafa. Mamah saya yang disuruh minta-minta. Mamah saya disuruh ngemis, Mas," ujarnya.

Selain di Bali, Enen juga pernah dipaksa untuk mengemis sewaktu berada di Jawa Timur.

"Itu cerita juga sama saya," ujarnya.

2. Disiksa di Saat Liburan

Sesampainya mereka di Bali, Enen malah kerap mendapati siksaan secara fisik oleh Bilal.

Karena tak kuat mendapat siksaan, Enen akhirnya kabur.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved