Pengalaman Warga Bogor Gunakan Kartu Indonesia Sehat Saat Berobat di Rumah Sakit
Setelah operasi pengangkatan benjolan di kepala selesai, adiknya Hendra kemudian dirawat di ruang kelas tiga rumah sakit tersebut.
Penulis: Aris Prasetyo Febri | Editor: Damanhuri
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Aris Prasetyo Febri
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH – Program bantuan pemerintah pusat di bidang kesehatan melalui Kartu Indonesia Sehat (KIS) mendapat apresiasi dari warga Kota Bogor.
Seorang warga Desa Bubulak, Bogor Barat, Hendra Saputra (33) mengatakan dirinya merasa terbantu dengan adanya KIS tersebut.
"Alhamdulillah, kemarin operasi adik saya untuk angkat benjolan di kepala tidak dipungut biaya sama sekali," ujar Hendra, Jumat (30/3/2018).
Awalnya sang adik berobat di puskesmas, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Karya Bakti Pertiwi Dramaga untuk penanganan medis lebih lanjut.
Dari penuturannya, di Rumah Sakit Karya Bakti Pertiwi Dramaga Hendra memperlihatkan KIS, surat keterangan RT dan RW, serta surat rujukan dari puskesmas.
"Pihak rumah sakit menerima dengan baik, dan prosesnya lancar tidak ada kendala," kata Hendra.
Setelah operasi pengangkatan benjolan di kepala selesai, adiknya Hendra kemudian dirawat di ruang kelas tiga rumah sakit tersebut.
"Sampai obat-obatannya juga gratis, jadi benar-benar enggak keluar uang sedikit pun," ungkapnya.
Dari keterangan Hendra, tidak semua warga di desanya bisa mendapatkan KIS dari pemeritah.
"KIS ini kan untuk keluarga yang keadaan ekonominya kekurangan, alhamdulillah RT dan RW peduli dengan kondisi keluarga saya, jadi kami didaftarkan," tutur Hendra.
"Karena saya benar-benar mengalaminya secara langsung dan nyata terjadi, saya bilang ini program pak Jokowi yang baik dan semoga terus diadakan," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/kartu-indonesia-sehat-kis_20180330_145937.jpg)