Hasil Polling yang Dibuat Iwan Fals, 50 Persen Memilih Kerja Jokowi Selama Ini Jelek

Pada polling akun terverifikasi Iwan Fals bertanya soal kerja dari Jokowi dan Jusuf Kalla selama memimpin pemerintahan.

Penulis: Ardhi Sanjaya | Editor: Ardhi Sanjaya
KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Iwan Fals diwawancara oleh Kompas.com sesudah jumpa pers konser Untukmu Indonesia di Jakarta Golf Club, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (12/11/2015). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Penyanyi Iwan Fals membuat polling soal hasil dari kinerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Polling dibuat di akun Twitternya.

Polling tersebut sudah dimunculkan sejak 24 April 2018 lalu.

Hingga Kamis (26/4/2018) sudah ada 44 ribu pemilih di polling tersebut.

Hasilnya terbilang cukup diluar dugaan.

Pada polling akun terverifikasi Iwan Fals bertanya soal kerja dari Jokowi dan Jusuf Kalla selama memimpin pemerintahan.

Baca: Elektabilitas Prabowo Di Bawah Jokowi, Fadli Zon Bikin Polling Di Twitter, Hasilnya Di Luar Dugaan

"Kerja Jokowi-JK selama ini"

Pilihannya ada empat indikator.

Bagus, jelek, biasa saja dan tidak tahu.

32 persen memilih bagus.

14 Biasa saja dan 4 persen tidak tahu.

Pada polling tersebut kebanyakan warganet memilih pilihan jelek.

Dari total keseluruhan, 50 persen yang memilih kinerja dari Jokowi-JK jelek.

Hingga hari ini polling tersebut sudah dua ribuan kali diretweet warganet.

Ada seribuan lebih yang memberi like.

Di kolom komentar banyak juga netizen yang memberi pendepatnya.

Baca: Fadli Zon Bikin Polling Pemilihan Presiden Hasilnya Jokowi Menang, Netizen Curhat Diblokir Massal

@Rakyat_Kerikil: Masih penasaran nih bang? ada acara emotion mikir segala.
Saya punya saran lebih bagus untuk bang Iwan

A. Adakan konser penguasa.. ( dgn narasi #JKWduaPeriode )

B. Adakan konser rakyat.. ( dgn narasi #2019GantiPresiden )

Disitu akan terlihat masa real, suara mana yg lebih banyak!

@gantiDPR2019: Terjepit di antara Kaum ELIT...yg mempunyai kepentingan perut ke bawah.

@gusti_and: rupiah meroket nyungsep kebawah, lapangan kerja dibuka seluas2nya untuk aseng, mensejahterakan petani luar negri dengan membeli hasil panennya, membuat laut NKRI jadi tawar makanya impor garam dll..

Melansir Tribun Wow, saat ini Jokowi tengah menjadi sorotan publik karena masa jabatannya yang akan segera berakhir pada 2019 mendatang.

Jokowi pun telah resmi dideklarasikan untuk kembali maju sebagai capres oleh partai pengusungnya, PDIP.

Baca: Ditanya Siapa Paling Pintar Jokowi, SBY atau Prabowo? Rocky Gerung Bilang Presiden Tak Punya IQ

Baca: Tunjuk Rocky Gerung, Sujiwo Tejo : Mau Ngomong Apapun tentang Kitab Suciku, Nggak Ngaruh

Sebagai lawan, saat ini baru muncul nama Prabowo Subianto yang dideklarasikan Gerindra pada 11 April 2018 dalam Rakornas di Hambalang.

Sejumlah lembaga bahkan para tokoh pun membuat voting, survei, atau polling terkait keduanya.

Baik itu voting elektabilitas indvidu maupun partai.

Survei yang dilakukan Populi Center yang menempatkan Jokowi pada angka 52,8 persen dan Prabowo Subianto pada angka 15,4 persen.

Sedangkan hasil survei Litbang Kompas: Jokowi 55,9 persen, Prabowo 14,1persen, Gatot 1,8 persen.

Sementara hasil survei Poltracking, elektabilitas PDIP berada pada kisaran 26,5 persen, sedangkan Gerindra berada pada urutan kedua 13,4 persen

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved