Satu dari 3 Pria Terduga Teroris yang Ditangkap di Tangerang, Ternyata Pengantin Baru
Rizal mengungkapkan, Khoir yang asal Sumatra belum lama menikah dengan sang istri yang ikut ditangkap.
Penulis: Yuyun Hikmatul Uyun | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Polisi menangkap dua orang terduga teroris yang merupakan suami istri di sebuah rumah di Jalan Gempol Raya, Kunciran, Tangerang, Rabu (16/5).
Menurut Rizal, warga setempat, pria yang ditangkap polisi bernama Khoir itu belum setahun tinggal di kawasan tersebut.
"Dia belum setahun mengontrak di situ," kata Rizal kepada KONTAN.
Baca: Pengantar Air Galon Ungkap 2 Jam Sebelum Pelaku Membom Polrestabes Surabaya, Pernah Sebut Ini !
Menurut Rizal yang tinggal persis di sebelah kontrakan Khoir, tidak ada gelagat aneh yang mengarah ke tindakan terorisme yang ditunjukkan Khoir.
"Sering ngobrol juga tapi membicarakan keseharian," ujar Rizal yang sehari-hari berjualan ikan.
Rizal mengungkapkan, Khoir yang asal Sumatra belum lama menikah dengan sang istri yang ikut ditangkap.
"Baru sekitar seminggu menikah," ungkap Rizal.
Namun, istri Khoir saat ini masih menjadi saksi atas keterlibatan suaminya dalam terorisme.
Baca: Buat Pengakuan Pada Pramugari Lion Air Di Pekanbaru, Kakek 71 Tahun Bikin Resah Satu Bandara
Tak hanya baru menikah, Khoir juga sudah lama berprofesi sebagai penjahit.
Khoir dan satu orang lelaki lainnya ditangkap Densus 88.
Kapolres Metro Tangerang Kombes Harry Kurniawan menerangkan, terduga teroris itu sudah mengontrak rumah selama enam bulan.
Di rumah perkampungan padat penduduk itu, dua orang pria diamankan.
"Dua lelaki yang diamankan," ucap Harry saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (16/5/2018).
"Untuk yang di tempat pertama ditangkap Khoir dan Ghofur," ujar Kapolres Tangerang Kota Kombes Harry Kurniawan
Baca: Buat Pengakuan Pada Pramugari Lion Air Di Pekanbaru, Kakek 71 Tahun Bikin Resah Satu Bandara
Enam bulan mendiami kontrakan itu, dua terduga teroris ditengarai menjalankan usaha jahit pakaian.
Menurut Harry, dalam penggerebekan itu, pihak kepolisian mendapati bahan pakaian dan alat-alat konveksi.
"Ditemukan bahan pakaian dan peralatan konveksi jaitan jeans," ucapnya.
Baca: Malam Ini Salat Tarawih Pertama, Ini 3 Keutamaannya, Salah Satunya Diampuni Dosa
Tim Densus 88 kemudian juga menciduk terduga teroris ketiga di lokasi kedua yang berada di Kunciran Indah, tepatnya di Perumahan Duta Bintaro.
"Di lokasi kedua atas nama Anton," tutur Harry.
Pihak kepolisian masih menyisir ruangan dari rumah kontrakan terduga teroris.
Dia juga menyampaikan, situasi keamanan sekitar rumah terduga teroris juga sudah kondusif.
"Sudah steril, memang sempat terjadi keramaian oleh masyarakat," ucap Harry.
Baca: Piala Dunia 2018 - Ini Jadwal Lengkap Grup A, Dibuka Dengan Pertandingan Rusia VS Arab Saudi
Kasus penangkapan terduga teroris itu ditangani tim Densus 88 Antiteror Polri.
"Semua diamankan oleh Densus Mabes Polri. Kalau kami hanya berikan pelaksaanaan dari Densus," tutur Harry.
Mabes Polri memastikan tiga terduga teroris yang ditangkap Densus 88 di Tangerang, Rabu (16/5/2018), merupakan anggota dari jaringan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
"Ini kelompok JAD Jakarta," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (16/5/2018).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/teroris-tangerang_20180516_152203.jpg)