Miris! Wanita Pengemis Ini Gencar Cari Uang, Meninggal Di Samping Tumpukan Uang dan ATM Saldo Rp 1M

Fatima sudah tinggal di jalanan tersebut selama lebih dari 20 tahun. Setiap harinya Fatima mengemis meminta belas kasihan orang yang lewat.

Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
kolase
Fatima, pengemis yang meninggal di tumpukan uang 

Para pengguna media sosial bertanya-tanya bagaimana bisa seorang wanita yang berprofesi sebagai pengemis bisa mempunyai uang sebanyak itu.

Jenazah Fatima kemudian segera disucikan dan dikembalikan kepada keuarganya di Akkar untuk segera dimakamkan.

Baca: Ini Alasan Risma Sujud di Depan Takmir Masjid, Belum Tentu Derajat Saya Lebih Tinggi

Baca: Jokowi Kritik SBY Soal Subsidi BBM, Ferdinand Hutahaean : Sekarang Justru Rakyat Dieksploitasi

Pengemis ini Simpan Rp 55 Juta

Othman dikenal sebagai pengemis di distrik Barbir, Beirut.

Sebuah foto yang menuai kekaguman menunjukkan seorang tentara memberikan minum kepadanya sebab dia dapat menggunakan tangan dan kakinya.

Sang prajurit kemudian mendapat pujian oleh komandannya atas perbuatan belas kasih dan kemanusiaannya.

Namun, banyak pengguna media sosial mengejek foto itu karena mengetahui profesi pengemis di Barbir sangat menggiurkan.

uang
uang ()

Baca: Tidak Ingin Mudah Haus Selama Berpuasa? Coba Konsumsi Minuman Ini Selepas Sahur

Baca: Cuaca Mendung, Lalu Lintas Di Jalan Raya Puncak Depan Kantor Kecamatan Cisarua Ramai Lancar

Selama puluhan tahun, Othman memperoleh belas kasihan dari warga.

Dia tidak berbicara atau memohon, namun banyak penduduk yang lewat iba melihat sorot matanya.

"Saya lewat distrik Barbir setiap hari ketika pegi ke sekolah hingga saya sampai kuliah. Othman duduk di atas koran di trotoar dekat kedai kopi saat musim panas dan dingin," kata seorang waga.

Distrik Barbir terletak di garis depan selama perang sipil Lebanon dan menjadi sasaran tembak.

Setelah kematian Othman, polisi mencari keberadaan keluarganya. Beberapa kerabat kemudian membawa jasadnya dan dimakamkan pada Rabu (16/5/2018).

Othman memiliki seorang ibu, dua saudara laki-laki, dan lima saudara perempuan. Keluarganya tidak tahu tentang keberadaan uang tunai dan tabungan Othman. Mereka juga tidak pernah memaksa dia untuk mengemis.

Baca: Jadwal Buka Puasa Wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor, Hari Kedua Ramadan, 18 Mei 2018

Baca: Jokowi Kritik SBY Soal Subsidi BBM, Ferdinand Hutahaean : Sekarang Justru Rakyat Dieksploitasi

Dirazia, Pengemis Bawa Rp 15 Juta

Seorang pengemis asal Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Jember, terjaring razia yang dilakukan Satpol PP Kabupaten Pasuruan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved