Kecelakaan Maut di Brebes

Renggut 11 Korban Jelang Buka Puasa, Terungkap Sebab Kecelakaan Maut Bumiayu Brebes

Tim Traffic Accident Analysis (TAA) melakukan olah tempat terjadinya kecelakaan.

Istimewa/Tribun Jateng
Truk bermuatan beras mengalami kecelakaan di Bumiayu Brebes 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Telah terjadi kecelakaan mengerikan akibat truk kehilangan kendali di Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, Minggu (20/5/2018) kemarin.

Sebelumnya banyak dugaan menyebut bahwa truk kehilangan kendali hingga menyebabkan 11 orang meninggal, 2 orang mengalami luka berata dan korban luka ringan 7 orang.

Namun, dugaan rem blong adalah tidak benar.

Baca: Lama Tak Nongol di TV, Penampilan Terbaru Si Kutu Buku Helen Kepompong Bikin Netizen Melongo

Seperti yang dilansir TribunStyle.com dari Kompas.com, Tim Traffic Accident Analysis (TAA) melakukan olah tempat terjadinya kecelakaan ternyata hasilnya menunjukkan bahwa penyebab utama terjadinya truk hilang kendali hingga terjadi kecelakaan karena kelebihan beban.

Dirlantas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Bakharuddin mengatakan, truk tersebut membawa muatan 600 karung gula pasir dari Cilacap ke Semarang dengan beban total 38,8 ton.

Padahal, lanjut dia, beban yang diizinkan untuk truk tersebut tidak lebih dari 20,75 ton.

Artinya, muatan truk berlebih sekitar 18,8 ton atau 87 persen.

“Hasil identifikasi tim ahli, rem berfungsi baik. Yang menyebabkan kendaraan tidak bisa dikendalikan yakni karena kelebihan beban. Di sisi lain jalan menurun, pengemudi sudah berusaha menggunakan rem tangan, tapi tetap tidak bisa mengurangi kecepatan,” katanya.

Baca: 20 Tahun Kekuasaan Orde Baru Berakhir, Ini Teks Pidato Saat Soeharto Lengser Dari Kursi Presiden RI

Bakharuddin menuturkan, tragedi kecelakaan beruntun itu bermula saat truk turun dari flyover Kretek, sekitar 300 meter dari persimpangan menuju jalan lingkar.

Halaman
12
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved