Insinyur Muda Asal India Ini Bisa Ubah Polusi Udara Jadi Tinta, Begini Cerita Penemuannya
Sebab, jika polusi dibiarkan semakin menjadi, ada kekhawatiran tentang masa depan manusia dan makhluk hidup lainnya.
Dhupar secara pribadi mengalami efek polusi udara.
Ia mengalami masalah pernapasan saat tumbuh di Delhi.
Tidak hanya Dhupar, udara kotor juga menjadi masalah kesehatan yang serius bagi banyak orang India.
Setelah lebih dari dua tahun penelitian dan pengembangan, Chakr Innovation telah mulai menjual perangkat untuk menangkap polusi dari mesin diesel.

Baca: Millendaru Pamer Foto Pria Pakai Lambang Hati, Netter Malah Soroti Tangannya : Gatel Ko?
Sampai saat ini, perangkat telah disiapkan di 50 tempat, termasuk bisnis pribadi.
Teknologi ini melibatkan pendinginan polusi udara dalam "penukar panas" di mana partikel kotor berkumpul.
Ini kemudian dipindahkan ke area lain yang menangkap 70 hingga 90 persen dari materi partikulat.
Karbon diisolasi dari emisi dan berubah menjadi tinta.
Dia mengatakan teknologi ini mungkin sangat sederhana. Namun hasilnya sangat sederhana.
“Mari bertanggung jawab dan setidaknya tidak meninggalkan jejak karbon yang lebih besar. Dan jika kita mampu mengendalikannya, mengapa tidak? Pada akhirnya, itu baik untuk kita semua,” ucap Dhupar.
Tushar Mathur, salah satu pekerja di Chakr Innovation, mengatakan dia merasa bahwa mengubah asap menjadi tinta adalah solusi yang bermanfaat.
Dia menyebut teknologi "win-win antara pebisnis dan lingkungan”.
Baca: Dilarang Laksanakan Sholat Oleh Keamanan Bandara, Yang Dilakukan Penumpang Ini Malah Bikin Salut