Ular Berkepala Dua Ini Mampu Bertahan Hampir Setahun dengan Satu Sistem Pernapasan
Hal ini menyebabkan hewan lahir dengan dua kepala dalam satu tubuh, satu sistem pernapasan, dan satu sistem pencernaan.
Editor:
Vivi Febrianti
Ular berkepala dua ditemukan September tahun lalu di halaman belakang rumah.
Berkat ular uniknya, Tanee saat ini disibukkan mengunjungi sekolah, perpustakaan, dan kelompok pramuka untuk mengedukasi masyarakat tentang hewan langka.
"Di lingkungan tempat tinggal saya lebih menyukai ular yang mati karena dianggap tidak berbahaya. Lewat ular unik ini, masyarakat kini mulai terbuka terhadap satwa liar," katanya kepada Newsweek.
Filo dan Gumbo memiliki riwayat kesehatan yang baik. Tanee berpendapat, ularnya ini sangat mungkin mati bila hidup di alam liar karena ia merayap dengan sangat lambat.
Berita Terkait