Kapal Tenggelam, Jangan Panik Walau Tak Bisa Berenang! Coba Lakukan Ini Agar Tetap Selamat
seseorang yang tidak bisa berenang, mengalami kejadian kapal tenggelam di tengah perairan tentu menjadi mimpi buruk.
Penulis: khairunnisa | Editor: khairunnisa
Dilansir dari panduwisata, dalam bahasa Jepang sendiri uitimate berarti konsep bertahan hidup dengan cara mengapung dan menunggu.
Teknik ini dapat dilakukan dengan cara tidur terlentang dengan wajah menghadap ke atas.
Posisi kepala menghadap ke atas untuk memudahkan proses pernafasan.
Baca: Pamer Perut Buncitnya, Mytha Lestari Cuek Dikomentari Umbar Aurat oleh Netizen
Selain itu rentangkan pula kedua tangan dan kaki hingga separuh posisinya berada di bawah permukaan air.
Jika anda masih mengenakan sepatu saat insiden kapal tenggelam itu terjadi, tetaplah gunakan sepatu itu.
Karena sepatu yang anda kenakan dapat membantu anda tetap terapung di permukaan air.

Atau jika anda membawa atau menemukan botol kosong, raihlah botol tersebut dan dekaplah botol tersebut di dada anda.
Botol tersebut dapat membantu anda tetap mengapung.
Setelah perasaan anda cukup tenang saat berada di permukaan air, gerakkan tubuh anda secara perlahan menggunakan kaki untuk menjauhi kapal yang tenggelam tersebut.
Karena kapal yang tenggelam dapat menciptakan efek menyedot barang atau sesuatu yang berada di sekitarnya agar ikut tenggelam bersamanya.
Akibatnya, semakin besar kapal, semakin jauh Anda harus menyingkir saat kapal itu tenggelam.
Ini penting karena kapal besar bisa menghisap Anda meskipun Anda memakai pelampung penyelamat.
Baca: Ini 43 Nama Cawapres Jokowi Versi Seword dan PKP Berdikari, Ada Mantan Menteri Hingga Jenderal TNI
Selain melakukan teknik tidur telentang di atas, anda juga bisa menggunakan benda-benda di sekitar anda agar anda tetap mengapung.
Anda bisa menggunakan daun pintu, serpihan kapal yang masih terapung ataupun rakit penyelamat atau pelampung penyelamat cadangan yang tidak digunakan.
Barang-barang tersebut bisa anda gunakan sebagai peralihan ketika anda mulai kelelahan melakukan teknik ultimate.