Kronologi Kecelakaan Jeep Wisata Merapi yang Tewaskan Warga Bogor, Stir Lepas Mobil Masuk Jurang
Jeep bernomor polisi H 8010 AB rupanya mengalami masalah pada bagian stirnya saat ditengah perjalanan.
"Untuk Kaliurang sendiri saja ada lebih dari 800 Jeep di bawah 29 komunitas. Itu belum termasuk kendaraan jeep di wisata Tebing Breksi," jelas Mardiyana.
Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menegaskan bahwa seluruh komunitas jeep Lava Tour harus mematuhi SOP atau standar operasional yang telah disepakati.

Ia pun menyatakan akan kembali meninjau SOP yang sudah ada, apakah harus diperbaharui atau tidak.
"Intinya kendaraan harus laik jalan dan pengendaranya harus kompeten. Evaluasi akan kita berlakukan terus menerus," tegas Sri Muslimatun.
Disisi lain, sang sopir Jeep yakni Teguh Nugraha (42) warga Pakem Sleman kini sudah berstatus tersangka.
Kapolres Sleman, AKBP M Firman Lukmanul Hakim mengatakan saat ini pengendara sudah dijadikan tersangka dan ditahan di Polres Sleman untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.
Menurutnya, sang sopir dijatuhi pasal yang berhubungan dengan Undang-undang Lalu Lintas akibat kelalaiannya yang mengakibatkan penumpang meninggal dan mengalami luka-luka.
"Sudah tersangka. Mengakibatkan nyawanya orang melayang, sekarang di tahan di polres Sleman. Nanti akan dijerat dengan pasal lalu lintas," jelasnya.
Ia melanjutkan, kedepan pihak kepolisian akan melakukan seleksi prioritas untuk menjaga keselamatan bagi para pengguna Jeep lava tour.
Baca: Kapal Tenggelam, Jangan Panik Walau Tak Bisa Berenang! Coba Lakukan Ini Agar Tetap Selamat
"Intinya saya tidak akan menutup wisata Jeep Lava Tour, cuman kita lakukan selektif prioritas. Seperti tiga bulan lalu di kumpulan, kita sosialisasikan agar bisa menjadi pemandu wisata yang baik, intinya menjaga keselamatan," terangnya.
Kasat Lantas Polres Sleman, AKP M Faisal Pratama menambahkan, kronologi yang didapat oleh pihak kepolisian saat di jalan yang menurun, Jeep kehilangan kendali sehinga Jeep terjun ke jurang yang berada di wilayah Kecamatan Cangkringan.
"Ya kalau kronologinya Jeep tidak bisa mengendalikan kendaraannya lalu terjun ke jurang. Jeepnya asalnya dari Pakem namun saat jatuhnya berada di wilayah Cangkringan," ungkapnya.
Sementara itu, para korban luka-luka dan meninggal dunia saat ini sudah dibawa ke rumah sakit Panti Nugroho Pakem untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.