Dosen Muda IPB Masuk 7 Finalis Young Scientist Dunia Bidang Teknologi Pangan

Terkait kandidat, Dr. Azis mengatakan “Ketujuh kandidat tersebut akan termasuk ke dalam Early Career Scientists' Section dari IUFoST

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Humas IPB
Dr.-Ing. Azis Boing Sitanggang, dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian IPB 

Pria yang  berasal dari Pematang Siantar ini juga menuturkan kiprahnya setelah lulus studi. Dr. Azis diberikan tanggungjawab sebagai Ketua Komisi Pendidikan di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, ia juga menjadi Koordinator Divisi Mutu dan Keamanan Pangan di SEAFAST Center LPPM IPB.

“Tahun ini saya diberikan tugas menjadi Ketua Panitia Seminar Internasional PATPI-SEAFAST bersamaan dengan Food Ingredient Asia (FIA) 2018. Saya juga membimbing 5 mahasiswa S3, 4 mahasiswa S2 dan sarjana  sebanyak 10 mahas iswa,” tuturnya.

Untuk presentasinya di Mumbai nanti, ia telah menyiapkan suatu inovasi penelitiannya. Ia akan menyampaikan topik yang terkait dengan produksi senyawa laktulosa atau zat prebiotik yang dalam produksinya dikatalisis oleh enzim.

Reaksi tersebut dilakukan di reaktor membran yang dilengkapi dengan sistem kontrol otomatis.

“Reaktornya sendiri dapat dimanfaatkan hampir pada semua reaksi enzimatis yang berbasis air”. Keuntungan reaktor membran enzimatis (RME) ini yaitu ukurannya kecil dengan total volume 92 mililiter, maka penggunaannya dalam pengembangan proses menjadi sangat efisien, bersifat kontinyu, dan parameter proses bisa dikendalikan, dimonitoring dan disimpan di dalam sistem komputer.

Terkait prebiotik, selama ini produksi laktulosa menggunakan katalis (logam), sehingga dalam proses separasinya menjadi kompleks dan memiliki dampak terhadap lingkungan. 

“Dengan memperhatikan kekurangan-kekurangan reaksi katalis (logam) tersebut, lalu potensi penggunaan membran dalam sintesis enzimatis, maka kedua hal ini mendorong saya untuk mengembangkan RME. Ini yang akan saya presentasikan,”ungkapnya.

Dengan kesempatan ini ia ingin menyampaikan ke dunia bahwa Indonesia mampu berkontribusi positif dan mampu untuk mengembangkan teknologi khususnya bidang ilmu dan teknologi pangan. 

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved