Breaking News:

Selesai Pilkada, Konsultan IT KPU Diserang 'Misscall' dan Percobaan Peretasan

Konsultan IT Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Harry Sufehmi, diserang missed call bertubi-tubi dari nomor tak dikenal.

google images
ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Konsultan IT Komisi Pemilihan Umum ( KPU), Harry Sufehmi, diserang missed call bertubi-tubi dari nomor tak dikenal.

Hal tidak menyenangkan ini berlangsung sejak Rabu (27/6/2018) malam kemarin, sekitar pukul 24.00 WIB.
“Kalau sulit kontak saya hari ini, mohon maaf karena saya mendapat ratusan misscall per jam dari nomor-nomor Amerika,” kata dia melalui akun Facebook personalnya.

Bukan cuma itu, Harry juga menyebutkan ada peretas yang mencoba menjebol akun Telegramnya.

Ia menerima SMS yang isinya berupa kode otentikasi untuk masuk (login) ke Telegram.

“(Dengan SMS hack), SMS kita bisa diakses orang lain, sehingga kemudian bisa dipakai untuk menjebol Facebook, WhatsApp, Telegram, mobile banking juga?” ia menuturkan.

Baca: Dokter Amerika Serikat Pakai Virus Polio Untuk Obati Kanker Otak

Untungnya Harry tak termakan jebakan SMS otentikasi Telegram tersebut.

Perkara serbuan missed call, ia pun segera mengunduh aplikasi “Truecaller” untuk memblokir semua nomor berawalan “+100”.

Konsultan IT KPU, Harry Sufehmi, mendapat teror missed call dan ancaman peretasan akun via SMS, pasca Pilkada serentak.

Pasalnya, hampir semua nomor tak dikenal yang mencoba menghubunginya berawalan +100.

Kendati demikian, pemblokiran ini tak lantas menyudahi masalah Harry.

Halaman
12
Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved