Anaknya Tak Masuk Sekolah Pilihan,Orangtua Murid Curiga PPDB di Kota Bogor Disinyalir Ada Kecurangan

Ia mengaku bahwa dugaan kecurangan itu berdasarkan data yang bisa dilihat di situs PPDB.jabar.go.id.

Anaknya Tak Masuk Sekolah Pilihan,Orangtua Murid Curiga PPDB di Kota Bogor Disinyalir Ada Kecurangan
Tribunnews
Ilustrasi PPDB Online 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Orangtua murid di Kota Bogor merasa dirugikan saat melakukan Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

AN, salah satu orangtua murid yang menduga ada oknum yang sengaja 'bermain' dalam proses PPDB.

kepada TribunnewsBogor.com, AN mengatakan sebagian murid harus tergeser karena ada oknum yang sengaja memanfaatkan celah pada jalur KETM (Keluarga Ekonomi Tidak Mampu) kepada sembilan orang.

Padahal orang tua dari sembilan siswa tersebut dirasa berkecukupan.

"Ada yang memainkan proses ini, timbul kisruh ketidakpuasan orang tua karena jalur KETM digunakan untuk masyarakat yang mampu, bahkan orang tuanya ada yang pejabat," ungkap AN kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (3/7/2018).

Ia mengaku bahwa dugaan kecurangan itu berdasarkan data yang bisa dilihat di situs PPDB.jabar.go.id.

Bowo Artis Tik Tok Banjir Hujatan, Netter Ini Ungkap Sifat Asli dan Kenyataan Sebenarnya

"Informasinya kalau dari situs itu tidak ada keterangan seperti itu jadi kalau dia tetap satu jalurnya ya tetap gak mungkin berpindah," ucapnya

"Penutupan pendaftaran Jum'at awal juni, tau-tau udah close aja Jum'at itu, nah datanya itu masih terus tuh ada. Setelah kemarin nih malam Jum'at muncul perubahan dari WPS ke KETM iya itu data 9 orang yang saya sebut tadi," imbuhnya

Padahal kata dia jalur apapun itu pasti ada kuotanya setiap sekolah yang telah ditetapkan pemerintah dan pemilihan jalur pun telah disepakati dan diinput oleh sekolah yang dituju.

"Dalam hal ini kami mendapat sedikit kejanggalan, yaitu adanya perubahan status jalur, padahal pada kenyataannya dalam pemilihan jalur sudah disepakati dan di-input oleh sekolah yg dituju yaitu SMA yg dituju bahwa itu fix. Sebagai contoh seandainya masuknya melalui jalur prestasi data tersebut akan muncul didata sekolah bahwa anak ini telah daftar melalui jalur prestasi," katanya.

Cerita Ditemukannya Nining Korban Hanyut di Pelabuhan Ratu 1,5 Tahun Lalu, Pakaiannya Masih Sama

"Ini masuk jalur penduduk sekitar, kebetulan jalur anak saya masuk WPS dan dia mengikuti perkembangan rankingnya, ini disinyalir jadi mereka memanfaatkan sistem juga atau apalah gak tau. Jadi yang dibawah dia pindah ke jalur KETM. Ada informasi yang menyatakan bahwa itu diface sistem, kalau misalnya di WPS itu dia tidak diterima dia akan melempar ke KETM, secara IT hal seperti itu sangat berisiko sekali dan kayaknya gak bisa dijalani," bebernya

"Kalau masuknya jalur sekolah monggo wae tapi kalau jalur KETM beda lagi kamarnya. Kalau masuk wps dia gak masuk karena jarak cukup jauh, akhirnya dia masuk ke KETM jadi nyalip masuk ke KETM, secara logikanya dia dibawah ngantri," tuntasnya.

Hingga berita ini diturunkan, TribunnewsBogor.com masih berusaha mengonfirmasi kepada pihak Dinas Pendidikan Kota Bogor terkait masalah ini.

Penulis: Afdhalul Ikhsan
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved