Harga Telur di Pasar Bogor Mulai Turun, Pedagang Prediksi Tak Akan Bertahan Lama

Menurut Nella, harga telur Rp 27 terbilang belum stabil. Sebab, lanjut Nella, harga telur terendah yakni di angka Rp 22 ribu.

Penulis: Afdhalul Ikhsan | Editor: Ardhi Sanjaya
TribunnewsBogor.com/Afdhalul Ikhsan
Pedagang telur di Pasar Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Harga telur di Pasar Bogor berangsur turun.

Harga turun yang beberapa minggu ini bertengger di harga Rp 30 ribu kini mulai melemah.

"Sudah turun jadi Rp 27 ribu sejak dua hari lalu," kata Nella (25) pedagang telor saat ditemui TribunnewsBogor.com, di pasar Bogor, Jalan Surya Kencana, Babakan Pasar, Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (25/7/2018)

Menurut Nella, harga telur Rp 27 terbilang belum stabil.

Sebab, lanjut Nella, harga telur terendah yakni di angka Rp 22 ribu.

Pedagang telur lain, Azis (31) memprediksi penurunan harga saat ini tidak akan bertahan lama.

"Iya turun tapi gak bakal bertahan lama bisa saja naik, dulu aja awalnya Rp 14 ribu lama lama naik. Iya itu perkiraan saja sih," ujarnya.

Dampak dari kenaikan harga telur ini cukup dirasakan oleh Azis.

Sejak naiknya harga telur, banyak pedagang yang selalu menawar.

"Iya banyak yang nawar tapi saya juga gak mau ditawar karenakan harga telor ngikutin pasaran jadi gak bisa ditawar tawar," ucapnya

Menurut Azis, kenaikan harga telur saat ini masih terbilang wajar.

"Sudah hari Jum'at lalu turun, semingguan ada 30 ribu harganya. Faktornya banyak karena ayam berkurang terus harga pakan naik gak ada danpak sih karena udah lama jualan telor dan pembeli juga masih minat. Meskipun harga makanan yang mereka jual pasti mahal," ucap pria yang sudah delapan tahun menjual telor.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved