Breaking News:

Gempa di Lombok

Usulkan Presiden Jokowi Berkantor di NTB, Andi Arief : Perkawinan Putranya Saja Jokowi Pindah Kantor

Soal bencana gempa di Lombok, Andi Arief memberikan usul agar Jokowi berkantor di NTB.

Tribunnews.com
Jokowi dan Andi Arief 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Gempa di Lombok terus menerus terjadi.

Gempa dahsyat yang terjadi di Lombok terakhir sampai memiliki kekuatan 6,9 SR yakni pada Minggu (19/8/2018).

Dilansir dari laman Sutopo Purwo, jumlah korban tewas akibat gempa 6,9 SR itu mencapai 14 orang.

Sedangkan ada 24 orang luka dan 151 rumah dikabarkan rusak.

Dampak gempa 6.9 SR di Lombok dan Sumbawa update per 20/8/2018 pukul 19.00 WIB: 14 orang meninggal dunia (Lombok Timur 6, Lombok Tengah 1, Sumbawa 6, Sumbawa Barat 1), 24 orang luka, 151 rumah rusak, 6 fasilitas peribatan rusak dan 1 kantor rusak. Bantuan terus disalurkan.

Meski telah terjadi bencana gempa terus menerus di Lombok, namun status sebagai bencana nasional tampaknya belum diberikan oleh pemerintah.

Seolah memperhatikan hatl tersebut, wakil sekretaris jenderal Partai Demokrat, Andi Arief pun memberikan pendapatnya.

Dilansir dari laman Twitternya, Andi Arief pun memberikan usulannya untuk presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia mengungkapkan bahwa Jokowi agar berkantor di NTB untuk sementara waktu.

Komentari Jokowi Naik Moge, Deddy Corbuzier Bandingkan Saat Ratu Elizabeth Lompat dari Helikopter

Hal itu dilakukan guna menunjukkan kepedulian dari pemerintah pusat atas bencana gempa di Lombok.

Halaman
12
Penulis: khairunnisa
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved