Alumni IPB Kirim Satu Truk Bantuan Untuk Korban Gempa di Lombok

Kegiatan bernama HA IPB Peduli Lombok ini mengumpulkan donasi dan mengadakan donor darah serentak di delapan Kota di Indonesia.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Alumni IPB Kirim Satu Truk Bantuan Untuk Korban Benncana Lombok 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Peringati Dies Natalis IPB Ke-55, Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor (HA IPB) memberikan bantuan kepada korban bencana alam di Lombok.

Kegiatan bernama HA IPB Peduli Lombok ini mengumpulkan donasi dan mengadakan donor darah serentak di delapan Kota di Indonesia.

Ketua Umum DPP Himpunan Alumni Institut Pertanian Bogor, R. Fathan Kamil mengatakan bahwa aksi peduli Lombok pada tahap pertama diberikan pada 30 Juli 2018 sampai dengan 31 Agustus dengan menyalurkan bantuan langsung kepada korban gempa di beberapa tempat di Kabupaten Lombok Utara.

Beberapa lokasi yang menerima bantuan diantaranya adalah Dusun Tanak Sanggar,  Camp Pengungsi Lapangan Godang, Desa Salut, Dusun Mengkudu, Desa Sokong, dan Desa Nipah.

"Bantuan yang disampaikan berupa terpal, selimut, tikar, beras dan bahan makanan lainnya, pampers dan susu bayi, selain itu juga membangun MCK dan penampungan air bersih, sedangkan tahap kedua dilakukan hari ini," katanya

Hari ini Himpunan Alumni IPB melakukan pengiriman logistik bantuan yang terdiri dari material untuk pembangunan MCK, instalasi air bersih, terpal, pakaian, selimut, makanan, perlengkapan sekolah anak-anak, seragam dan buku buku, Al Quran dan buku Iqro, serta bibit sayuran. 

"Selain itu juga kami juga mengirimkan team relawan untuk menangani trauma healing, pengajian, tadabur Al Quran, serta mendampingi masyarakat memulai berkebun sayuran," katanya 

Ditahap ketiga bantuan akan dikirimkan pada 1 Desember mendatang.

"Iya nanti kami Alumni IPB akan memeberikan bantuan Rekonstruksi dan Rehabilitasi yang di Desa Salut dalam upaya membangkitkan kembali perekonomian masyarakat melalui kegiatan pertanian atau kebun dan pembinaan UKM berbasis pertanian  termasuk di dalamnya rehabilitasi sarana penunjang pertanian," ucapnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved