Breaking News

NASA Buka Lowongan Pekerjaan, Cukup Tidur Dapat Bayaran Rp 230 Juta, Tertarik?

NASA menawarkan pekerjaan dengan bayaran £ 12.000 (Rp230 juta) untuk tidur selama 70 hari.

Tayang:
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Terlalu banyak tidur dianggap sebagai salah satu penghalang rezeki.

Hal itu tentu bukan hanya anggapan saja karena terlalu banyak tidurdiidentikkan dengan malas untuk bekerja.

Namun, berbalik arah dengan hal tersebut, sebuah pekerjaan menawarkan orang untuk tidur dalam waktu yang lama dan dibayar.

NASA menawarkan pekerjaan dengan bayaran £ 12.000 (Rp230 juta) untuk tidur selama 70 hari.

Hal ini dilakukan dalam rangka untuk melihat bagaimana tubuh manusia menyesuaikan dengan robot.

Untuk itu, para ilmuwan merekrut peserta untuk studi terbaru mereka mengenai tidur (bed rest).

NASA sedang melakukan penelitian tentang penerbangan di luar angkasa.

Pengembangan tindakan balasan untuk efek penerbangan luar angkasa sering membutuhkan penyelidikan yang melibatkan subjek manusia untuk pengumpulan data pendukung.

Jadi, mereka membutuhkan orang untuk tidur di dalam studi mereka.

Pencak Silat Diklaim Malaysia, Peraih Emas Asian Games 2018, Hanifan Yudani Beri Tanggapan

7 Makanan Khas Indonesia Ini Punya Nama yang Unik, Ada Beton Hingga Lontong Balap

Di dalam studi, nantinya subjek pengujian manusia haruslah hidup, makan, dan bahkan mandi di dalam posisi yang sama.

Hal itu dilakukan untuk menguji kondisi tubuh dan sistem kardiovaskular untuk beradaptasi di ruang angkasa.

Semua pengamatan akan terus dipantau.

Hasilnya memungkinkan tindakan balasan yang akan digunakan untuk membantu astronot dalam misi luar angkasa, sebagaimana orang yang tidur di Bumi. 

13 Ciri-ciri Psikopat yang Pandai Sembunyikan Jati Diri, Kamu Termasuk?

5 Fakta Pembunuhan Hingga Potong Alat Vital di Cileungsi, Setahun Tinggal Bersama dan Kesal Di-PHP

Jadi, penelitian ini mengharuskan seseorang untuk tidur dalam waktu tujuh kali hari Senin.

Hal ini diharapkan akan membantu keberlangsungan masa depan manusia dalam prosesnya.

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved