Nursaka Bocah SD yang Tempuh Perjalanan 8 km Lintasi 2 Negara, Kini Dapat Hadiah Sepeda dari Jokowi

Nursaka kini mendapat hadiah sepeda dari Jokowi untuk meringankan beban peerjalanan melintasi 2 negara sejauh 8 km demi sekolah.

Penulis: Uyun | Editor: Vivi Febrianti
kolase Twitter @ditposd dan @ditjen_imigrasi
Nursaka, bocah SD pelintas 2 negara 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kisah Nursaka (8 tahun), bocah SD yang harus melintasi 2 negara, Indonesia dan Malaysia, untuk berangkat sekolah kini mendapatkan hadiah sepeda dari Presiden Jokowi.

Hal tersebut mengingat kemandirian Nursaka atau yang akrab disapa Saka yang harus rela menempuh perjalanan sejauh 3 km lebih demi bersekolah setiap harinya.

Akun resmi Instagram resmi Direktorat Pembinaan SD Kemendikbud @ditpsd mengunggah video singkat Nursaka dengan senyum ceria menerima hadiah sepeda dari Presiden Jokowi.

Dalam video yang diunggah 14 September 2018 lalu, hadiah sepeda untuk Saka ini berwarna merah putih.

Bahkan dalam sepeda tersebut bertuliskan "Hadiah Presiden Jokowi".

Disertai tagar #SepedaUntukSaka, dalam video tersebut terlihat Nursaka tersenyum sambil menaiki sepeda hadiahnya tersebut menuju sekolah.

Nampak pula ia berfoto bersama guru dan teman-teman dengan sepeda barunya di halaman SD Negeri 03 Sontas tempatnya bersekolah.

Tidak lupa, diakhir video Saka mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas hadiah tersebut. 

"Terima kasih Pak Jokowi," ujar Saka.

iKON Bintang Tamu Closing Ceremony Asian Games 2018 Ulang Tahun Ke-3, Simak Lagu Debut Mereka

Sebelumnya, kisah Saka ini dibagikan melalui sebuah tayangan video yang diunggah oleh akun Twitter Resmi Direktorat Jendral Imigrasi, @ditjen_imigrasi.

Dalam video tersebut, bocah yang bernama Nursaka atau Saka ini merupakan WNI tinggal di Tebedu, Malaysia.

Akan tetapi demi bisa bersekolah, Saka setiap harinya harus melewati Pos Lintas Batas Negara (PLBN).

Saka sekolah di Sontas, Entikong, Kalimantan Barat.

"Kami bertemu dengan Saka, seorang siswa SD yang sehari-hari melintasi dua negara lewat PLBN Entikong untuk berangkat sekolah ke Indonesia," tulis Direktorat Jenderal Imigrasi pada unggahan tersebut.

"Nama saya Nursaka. Tinggal di Tebedu, sekolah di Sontas (Entikong). Kalau berangkat sekolah lewat PLBN," ujar bocah 8 tahun itu dalam video.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved