Meski Sudah Damai, Pemuda yang Keroyok Karyawan Ayam Geprek Tetap Ditahan Polisi
Dijelaskan, para pelaku yang diamankan ini merupakan anak-anak yang suka 'nongkrong' di dekat rumah makan Ummi Resto.
Penulis: Sachril Agustin Berutu | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Pelaku penganiayaan di Rumah Makan Ummi Resto, jalan Durian Raya, Bantar Kemang, Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor, pada Sabtu (25/8/2018) lalu, diamankan polisi.
Kapolsek Bogor Timur Kompol Marsudi Widodo mengatakan, meski kedua belah pihak, yakni pihak Ummi Resto dan pelaku telah melakukan jalur musyawarah, hal ini tidak merubah status pelaku.
"Lima orang diamankan. Kemarin dari kedua belah pihak menyepekati dengan musyawarah, tapi itu tidak merubah adanya tindak pidana," katanya, Kamis (20/9/2018), di Polsek Bogor Timur.
Ia menambahkan, tindakan yang dilakukan polisi ini sudah sesuai dengan prosedur penanganan hukum.
Untuk jalur musyawarah yang dilakukan, dikatakan Kompol Marsudi Widodo, merupakan hal di antara mereka.
"Yang jelas, apa yang kita lakukan ini murni. Soal mereka ada kesepakatan, itu di antara mereka, bukan kami," tegasnya.
Dijelaskan, para pelaku yang diamankan ini merupakan anak-anak yang suka 'nongkrong' di dekat rumah makan Ummi Resto.
Ummi Resto sendiri, dikatakan Kapolsek Bogor Timur, malam harinya tutup dan hanya melayani pemesanan dari ojek online.
Sebelumnya, rumah makan Ummi Resto sempat didatangi beberapa orang, termasuk pelaku.
Mereka melakukan penganiayaan ke tiga karyawan Ummi Resto.
Satu luka berat dan dua lainnya luka ringan.
"Para pelaku tidak membawa senjata tajam, hanya bambu saja," tutupnya.
Pemilik Ayam Gepresk Ummi, Lia mengatakan bahwa pada tanggal 5 Agustus lalu sekelompok pemuda dalam kondisi mabuk pun pernah mencoba masuk ke dalam pada pukul 05.30 WIB pagi hari.
Selain itu kata Lia, pemuda mabuk pun kerap mengganggu pengendara yang melintas.
"Iya jadi kaya di teror apalagi saya kan perempuan, mereka dengan seenaknya mau masuk dengan alasan bilang mau razia, terakhir ya dini hari tadi karyawan saya masuk rumah sakit, padahal karyawan saya sedang mencari nafkah yang halal kami juga buka usah untuk cari rezeki, tapi kenapa malah begitu," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/ayam-geprek_20180825_153235.jpg)