Pilpres 2018

Banyak Kepala Daerah Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin, Ferdinand Hutahaean : Kenapa Jadi Genit ?

fenomena atas banyaknya kepala daerah yang memberikan dukungannya kepada Jokowi ini merupakan fenomena yang menarik.

Editor: Ardhi Sanjaya
kolase/tribunwow
Jokowi dan Ferdinand Hutahaean 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, memberikan tanggapannya soal banyaknya kepala daerah yang menyatakan dukungannya pada Joko Widodo dan Mar'uf Amin untuk maju di Pilpres 2019 mendatang.

Dilansir TribunWow.com, hal tersebut disampaikan Ferdinand Hutahaean melalui laman Twitter miliknya, @LawanPoLitikJW yang diunggah, Jumat (21/9/2018).

Awalnya, Ketua PP GP Ansor Bidang Ekonomi, Sumantri Suwarno melalui akunnya, @mantriss ,menuliskan tanggapannya soal hal tersebut.

Menurutnya, fenomena atas banyaknya kepala daerah yang memberikan dukungannya kepada Jokowi ini merupakan fenomena yang menarik.

"Banyak kepala daerah bahkan di daerah-daerah yang Pak Jokowi kalah di 2014 seperti Sumatera Barat dan Jawa Barat kini secara terbuka mendukung Pak Jokowi.

Tentu ini fenomena yang menarik," ujarnya.

Menanggapi unggahan tersebut, Ferdinand Hutahaean pun setuju bahwa fenomena tersebut menarik.

Ferdinand lantas mempertanyakan mengapa banyak kepala daerah yang kemudian menyatakan dukungannya itu.

Diboikot Kader Demokrat, Indomaret Sebut Tayangan Jokowi Memudahkan Masyarakat Memilih Barang

"Memang menarik mengikuti fenomena kepala daerah yang berbeda sikap dengan rakyatnya.

Ada apa dengan kepala daerah kita kenapa jadi gatel dan genit untuk dukung-dukung capres?

Pertanyaan yang sudah terjawab meski jawabannya akan terbuka 2019 nanti saat #2019GantiPresiden," kicau Ferdinand.

Kicauan Ferdinand Hutahaean, Jumat (21/9/2018).
Kicauan Ferdinand Hutahaean, Jumat (21/9/2018). (Twitter @LawanPoLitikJW)

Sebelumnya diberitakan Tribunnews.com, Irjen Pol (Purn), Machfud Arifi, diangkat jadi Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur pasangan Jokowi-Ma'ruf.

Selain Machfud Arifi, ada pula Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan, dan Juru Bicara Tim 9 (Relawan Khofifah-Emil) KH Asep Saifuddin Chalim, hingga mantan Gubernur Jatim Imam Utomo yang menjadi Dewan Penasehat.

Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim terpilih, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak juga akan masuk jajaran TKD.

"Nanti akan ada penambahan tim. Ibu Khofifah dan Mas Emil rencananya juga akan masuk dalam tim," kata Machfud Arifi.

Khofifah rencananya akan menjabat Dewan Penasehat, sementara Emil berada di posisi Dewan Pengarah TKD Jatim.

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved