Bioskop Pertama di Citeureup Kini Tak Terurus dan Jadi Tempat Penyimpanan Keranda Mayat
Namun yang pertama berdiri adalah Atoom Theatre dan bangunan masih bertahan hingga saat ini.
Penulis: Afdhalul Ikhsan | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Bagi masyarakat Citeureup, Jalan Bioskop Atoom sudah tak asing lagi.
Tapi tahukah Anda jika nama itu diambil dari bioskop "Atoom Theatre" yang sempat eksis di tahun 1980-an.
Untuk mencari lokasi bioskop tertua itu tidak terlalu sulit.
Jaraknya tidak lebih dari 10 kilometer dari Mapolsek Citeureup.
Konon, masyarakat Citeureup sudah terbiasa film layar lebar di sana.
"Iya benar, dulu itu saya jualan di depan bioskop ini jadi sering nonton juga, sampai antre tuh beli tiketnya," kata Mulani (46) saat dikonfirmasi TribunnewsBogor.com, Jum'at (28/9/2018).
Selain itu kata dia, ada tiga bangunan bioskop di wilayah Kecamatan Citeureup pada zaman orde baru.
Namun yang pertama berdiri adalah Atoom Theatre dan bangunan masih bertahan hingga saat ini.
"Satu-satunya bioskop pertama yang berdiri di Kecamatan Citeureup ya Atoom ini kemudian disusul dengan bioskop Palapa dan bioskop Kolombia semua itu masih satu manajemen," ujarnya.
Lanjutnya, Atoom Theatre mengalami kebangkrutan sejak tahun 1998 karena saat itu Indonesia sedang krisis moneter.
Terlebih, barang elektronik sudah mulai dikenal seperti VCD dan lain-lainnya.
"Palapa bangkrut, Kolombia bangkrut, Atoom masih bertahan saat itu, karena zaman Soeharto VCD mulai dikenal ditambah lagi krisis moneter akhirnya minat penonton bioskop sedikit. Padahal sebelumnya sehari bisa sampai ratusan yang nonton," ungkapnya.
Untuk harga tiket bioskop hanya berkisar Rp 2.500 hingga Rp. 5000.
"Dulu murah banget tiket nonton, jadi rame banget jalan ini hingga akhirnya dikenal Jalan Bioskop Atoom sama orang sini," ucapnya.