Gempa di Donggala

Pemerintah Tidak Tetapkan Gempa Sulteng Jadi Bencana Nasional, 18 Negara Siap Beri Bantuan

Wiranto menyebut alasan tidak dinaikkan menjadi bencana nasional karna penangan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah sudah baik.

Editor: Damanhuri
Kompas.com
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto saat ditemui usai pertemuan dengan Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) se-jabodetabek, di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (29/9/2017).(KOMPAS.com/Kristian Erdianto) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto, mengatakan pemerintah belum akan menetapkan gempa dan tsunami yang menghantam Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, sebagai bencana nasional.

"Tidak, tidak ada (bencana nasional -red)," ujar Wiranto, di Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).

Wiranto menyebut alasan tidak dinaikkan menjadi bencana nasional karna penangan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah sudah baik.

"Karena daerah masih berfungsi, bencana nasional dinyatakan jika pemerintahan daerah tidak berfungsi, seperti di Aceh dulu. Ini daerah gubernur masih sehat, kantor masih ada, staf masih ada, hanya shock sebentar, penanganan tetap di daerah, pemerintah pusat sebagai pendamping, seperti di Lombok dulu," ujar Wiranto.

Kendati tidak dinaikkan status menjadi bencana nasional, Wiranto mengatakan, sudah ada 18 negara yang siap memberikan bantuan ke Indonesia.

Kisah Tragis Keluarga Mandagi: Tertimbun Runtuhan Hotel Roaroa di Palu, hingga Kecelakaan Pesawat

Penjarahan Toko Makanan dan SPBU Pasca Gempa di Palu Jadi Tontonan, Mendagri Akui Warga Kelaparan

Negara-negara itu diantaranya Amerika Serikat, Prancis, Ceko, Swis, Norwegia, Hongaria, Turki, Uni Eropa, Australia, Korea Selatan, Arab Saudi, Qatar.

Selanjutnya New Zealand , Singapura, Thailand, Jepang, India, serta China.

Selain dari negara, Wiranto menyebut organisasi Internasional seperti United Nations Development Programme (UNDP) siap memberikan bantuannya.

(Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid)

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved