Gempa di Donggala
Pramugari Garuda Selamat Saat Tsunami di Palu , Sang Kakak Nangis Saat Dengar Suaranya
Kekhawatiran dan rasa takut muncul ketika mendengar kabar tersebut, apalagi Tria adalah adik perempuan satu-satunya.
Penulis: Sachril Agustin Berutu | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAHSAREAL - Warga Kota Bogor, Tria Aditia Utari yang juga pramugari Garuda adalah korban selamat dalam peristiwa tsunami di Palu pada Jumat (28/9/2018).
Kakak Tia, Ragil Raksa Raditia bercerita kalau ia sempat mendengar kabar bahwa adiknya itu menjadi korban tsunami di Palu.
Dirinya sempat menangis saat mendengar kabar bahwa adiknya menjadi korban dari tsunami di Palu.
Kekhawatiran dan rasa takut muncul ketika mendengar kabar tersebut, apalagi Tria adalah adik perempuan satu-satunya.
"Adik saya telpon 'Bang, eneng udah di Makassar. Mau boarding pass ke Jakarta'. Saya dengar suaranya langsung nangis. Sempat kesal saya karena ia berkata seperti tidak terjadi apa-apa. Tria itu anak yang paling disayang di keluarga, termasuk oleh saya," katanya, saat ditemui di rumahnya di Komplek Bukit Mekar Wangi Blok C3 No. 5, Tanahsareal, Kota Bogor, Selasa (2/10/2018).
Ia bercerita, pertama kali dirinya mendapat kabar dari kakak pertama dan ibunya melalui whatsapp.
• 45 Penjarah di Palu yang Resahkan Korban Gempa Ditangkap Polisi, Sebagian Merupakan Tahanan Kabur
Ketika mengetahui kabar itu, ia sedang bekerja.
"Saya di whatsapp, katanya 'Nih si eneng jadi korban dari tsunami di Palu'. Saya balas, tapi pending. Saya pun bingung mesti bagaimana ketika itu. Kemudian kakak saya telepon sambil menangis. Karena saya juga kasihan sama kakak, jadi saya juga enggak nanya macam-macam," bebernya panjang lebar.
Saat ditelepon oleh sang adik, Ragil bercerita bahwa ia tidak ingin bertanya banyak hal karena dia tidak ingin membuat Tria terbebani.
"Tria itu bukan anak cengeng. Pas ditelpon saya tanya ada luka atau tidak. Tria jawab 'Cuma lecet karena loncat'. Yaudah alhamdulillah, saya percaya sama Tria," bebernya.
Lanjut Ragil, ia baru bertemu dengan Tria pada Senin (1/10/2018) malam kemarin.
Ketika melihat Tria, Ragil sangat sedih melihat kondisi adiknya.
• Cerita Pramugari Selamatkan Diri dari Terjangan Tsunami di Palu, Air Sempat Surut Tapi Kembali Naik
Sambil menahan tangis, Ragil bercerita.
"Ketika bertemu Senin malam kemarin dan melihat Tria ada luka lecet di tangan, kaki, dan pinggulnya juga sakit, saya baru tau itu. Saat saya tanya, dia jawab lecet doang gara-gara loncat. Ketika melihat keadaannya, saya sedih juga, adik saya satu-satunya dan perempuan mengalami kejadian seperti itu," jelasnya.
Namun, Ragil tidak akan bertanya banyak hal ke Tria karena ia tidak mau membuat adiknya trauma.
"Saya enggak akan terlalu banyak nanya. Saya pun tau kronologisnya saat baca dari instagram Tria. Sebagai kakak, saya hanya ingin Tria baik-baik saja dan bahagia. Tria itu sangat disayang oleh semuanya, termasuk oleh saya," tutup Ragil.(*)