Peringati HUT ke 58, Bhakti Karang Taruna Bogor Gelar Pelatihan Daur Ulang Sampah
Tujuan kegiatan ini untuk melatih warga agar terbiasa mendaur ulang sampah menjadi barang berharga yang bisa dimanfaatkan kembali.
Penulis: Afdhalul Ikhsan | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Organisasi kepemudaan Bulan Bhakti Karang Taruna menggelar pelatihan daur ulang sampah di Aula Kelurahan Gudang, Jalan Padasuka No. 5 Rw 12 Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.
Puluhan peserta tampak serius melipat, menggunting dan melilitkan kain bekas tersebut agar menjadi barang yang bermanfaat.
Ketua Bulan Bhakti Karang Taruna, Dicky mengatakan kegiatan pelatihan ini dalam rangka memperingati HUT ke 58, organisasi kepemudaan Bulan Bhakti Karang Taruna, Kelurahan Gudang.
"Jadi kami dari karang taruna yang berdikari di kelurahan gudang melakukan pelatihan karasiden sampah yang mana hal ini dalam rangka memperingati hut bulan Bhakti Karang Taruna ke 58," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com saat ditemui di lokasi, Minggu (7/10/2018).
Tujuan kegiatan ini untuk melatih warga agar terbiasa mendaur ulang sampah menjadi barang berharga yang bisa dimanfaatkan kembali.
"Mereka kita latih mendaur ulang sampah agar terbiasa memanfaatkan menjadi barang berharga," ungkapnya
Sebanyak 40 peserta terlibat dalam pelatihan daur ulang sampah baju bekas menjadi barang berharga berupa tatakan air panas.
"Totalnya ada 40 orang dari berbagai wilayah di Kota Bogor, mereka membuat kreasi tatakan untuk menahan air panas yang bisa digunakan sehari-hari," tuturnya
Adapun kegiatan pelatihan yang bekerjasama dengan bank sampah barokah.
Para peserta pun difasilitasi untuk membuat satu item kerajinan tangan.
"Kita sediakan dua karung baju bekas beserta alat-alatnya, mereka hanya belajar sekaligus praktek, setiap satu orang harus membuat satu tatakan," ujarnya.
Sementara itu, fasilitator juga owner bank sampah barokah, Darga menambahkan jika pihaknya ingin mensosialisasikan tentang pengelolaan sampah dan ingin menyadarkan masyarakat untuk menjaga alam sekitarnya.
"Iya dengan cara mengolah sampah dari sumbernya misalnya dari rumah tangga masyarakat berarti dari dapur. Nah disitu kita akan edukasi mereka mana yang bisa diolah mana yang tidak," ucapnya.
Hasil dari kegiatan ini kata dia, mereka akan mempraktekkan ilmu pengolahan sampah kepada lingkungannya.
"Hasilnya kami ingin ilmu yang kita latih ini bisa diajarkan kepada lingkungannya juga," sebutnya sambil membagikan sertifikat kepada peserta.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/organisasi-kepemudaan-bulan-bhakti-karang-tarun_20181007_175626.jpg)