Rel Patah di Stasiun Bogor, Kecepatan KRL Tak Maksimal

"Jadi hingga kini laju kereta masih berkisar 10 kilometer per jam ketika melalui rel tersebut," kata dia.

Rel Patah di Stasiun Bogor, Kecepatan KRL Tak Maksimal
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Rel di jalur 2 dan 3 Stasiun Bogor patah, Jumat (12/10/2018) sekitar pukul 05.44.

Petugas call center PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Ana menyampaikan, akibat patahnya rel tersebut perjalanan kereta api sempat terganggu.

"Namun gangguan perjalanan kereta api tak berlangsung lama. Sekitar pukul 06.00, petugas kami sudah berhasil mengatasi patahan rel," ujar Ana ketika dihubungi Kompas.com, Jumat.

Meski demikian, lanjut Ana, hingga pukul 07.05, laju kereta belum dapat maksimal.

"Jadi hingga kini laju kereta masih berkisar 10 kilometer per jam ketika melalui rel tersebut," kata dia.

Ana mengatakan, kecepatan kereta belum dapat dimaksimalkan demi keselamatan penumpang.

Pasalnya, petugas masih melakukan pemantauan rel kereta api yang patah pagi tadi.

Ia belum dapat memastikan kapan laju kereta akan kembali normal ketika melalui jalur tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rel Patah di Stasiun Bogor, Kecepatan KRL 10 Km Per Jam" 
Penulis : Sherly Puspita
Editor : Kurnia Sari Aziza

Editor: Vivi Febrianti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved