Breaking News:

Bunuh Mantan Pacar Anaknya, Pelaku Orang Berpengaruh di Kampungnya

Asep pun meregang nyawa setelah dibunuh oleh 6 orang pelaku dari keluarga L karena hal itu dengan cara dijebak pada 3 Oktober 2018 lalu.

Penulis: Naufal Fauzy | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Tribunnews.com/Naufal Fauzy
Santri asal desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupatan Bogor, Asep tewas dibunuh keluarga mantan pacarnya 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Naufal Fauzy

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, RUMPIN - Keluarga pembunuh yang membuat nyawa seorang santri bernama Asep (27) asal Kampung Panoongan, Desa Kampungsawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor rupanya adalah orang berpangaruh.

Khususnya salah satu tersangka pembunuhan yang merupakan kepala keluarga, ternyata dirinya adalah orang tersohor di kampungnya.

Hal itu diakui oleh Ibunda Almarhum Asep, Empat (50), karena keluarganya sempat melakukan lamaran atas putranya itu ke rumah para pelaku namun ditolak.

Penolakan lamaran anaknya terhadap L, perempuan dari keluarga pelaku, Empat anggap sudah selesai.

Namun L kerap datang mengunjungi Asep karena tak bisa merelakannya.

Hingga akhirnya Asep pun meregang nyawa setelah dibunuh oleh 6 orang pelaku dari keluarga L karena hal itu dengan cara dijebak pada 3 Oktober 2018 lalu.

"Gak tahu kenapa (ditolak), saya mah orang gak punya, dia orang tersohor, orang berpangkat lah," kata Empat.

Diberitakan sebelumnya, ke-enam pelaku berhasil diamankan oleh Pihak Polres Bogor atas pembunuhan berencana tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Benny Cahyadi, mengatakan bahwa motif pembunuhan ini adalah para pelaku sakit hati karena L berpacaran dengan korban yang juga sebelumnya tak direstui.

"(Pelaku) Yang terlibat itu bapaknya, anaknya, menantunya dan 3 kerabatnya. Pelaku tunggal eksekutor adalah kakak daripada pacar korban berinisial AM. Yang lain perannya berbeda-beda, ada yang berperan membuang korban, ada juga yang memgamankan situasi termasuk mengetahui kejadian tersebut," terang Benny.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved