Belasan Anak di Bogor Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Amankan Seorang Kakek

Menurutnya, korban diiming-imingi uang Rp 2.000 sampai Rp 5.000 kemudian dibawa ke kebun dekat rumah adiknya.

Belasan Anak di Bogor Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual, Polisi Amankan Seorang Kakek
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Polisi mengamankan seorang kakek yang diduga pelaku pelecehan seksual di wilayah Keluarahan Tanah Saeral, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (16/10/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAHSAREAL - Belasan anak di Bogor diduga menjadi korban pelecahan seksual yang dilakukan oleh seorang kakek berinisial UN.

Lelaki berusia sekitar 60 tahun itu saat ini sudah diamankan oleh aparat kepolisian Polsek Tanah Sareal, Polresta Bogor Kota dari kediamannya di wilayah Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor pada Selasa (16/10/2018) siang.

Ketua RT setempat, Ervan Afendi mengatakan, lelaki yang saat ini sudah dibawa polisi merupakan warga pendatang yang tinggal bersama keluarganya di Bogor.

"Ia tinggal bersama adiknya di sini. Dari laporan warga, UN mengajak anak-anak SD yang bersekolah tak jauh dari sini dengan diberikan uang," katanya saat ditemui TribunnewsBogor.com disekitar lokasi kejadian.

Menurutnya, UN yang baru satu tahun tinggal didaerahnya itu diduga telah melakukan pelecahan kepada sekitar 12 anak yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar sehingga membuat warga menjadi geram dan melaporkannya kepolisi.

Menurutnya, korban diiming-imingi uang Rp 2.000 sampai Rp 5.000 kemudian dibawa ke kebun dekat rumah adiknya.

"Anak-anak yang dilecehkan ini perempuan semua. Ketika si anak menurut, UN langsung membawanya ke kebun atau rumah kosong. Disana, UN melakukan pelecehan dengan meraba-raba tubuh korban," jelasnya.

Kejadian ini terungkap saat ada anak yang melapor kepada orangtuanya terkait perbuatan pelaku.

"Saya dan warga sekitar enggak menyangka kalau UN bakal melakukan hal tersebut. Sehari-hari U dikenal baik dan ramah. Karena ia tidak mempunyai pekerjaan sehingga diperkejakan sebagai petugas kebersihan," jelas Afendi.

Hingga berita ini diturunkan, TribunnewsBogor.com masih menunggu konfirmasi dari kepolisian Polresta Bogor Kota terkait kasus tersebut.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved