Lion Air JT610 Jatuh

Korban Lion Air JT610 Curhat, Kepala Basarnas Terbata-bata dan Menangis 'Kami Bukan Manusia Super'

Kepala Basarnas, Marsekal Madya Muhammad Syaugi meneteskan air mata saat berbicara di depan ratusan keluarga korban Lion Air JT610

Penulis: khairunnisa | Editor: Soewidia Henaldi
Youtube channel Kompas tv
M Syaugi tak kuasa menahan tangis 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Curhatan keluarga korban Lion Air JT610 'meledak' saat  dipertemukan dengan Menteri Perhubungan, Kepala Basarnas, Ketua KNKT dan para petinggi Lion Air, Senin (5/11/2018).

Keluh kesah itu disampaikan oleh keluarga korban Lion Air JT619 saat mengikuti konferensi pers bersama Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Kepala Basarnas, Marsekal Madya Muhammad Syaugi di Hotel Ibis, Jakarta Timur.

Saat itu para keluarga korban Lion Air JT610 itu pun memberikan masukan serta saran perihal tindakan yang harus dilakukan Menteri Perhubungan, Kepala Basarnas dan pihak KNKT.

Hal itu terkait belum ditemukannya sejumlah korban Lion Air JT610.

Saat menyampaikan keluh kesah tersebut, beberapa anggota keluarga korban Lion Air JT610 terlihat ada yang menangis.

Hal tersebut seolah menjadi ungkapan kesedihan mereka lantaran masih belum menemukan jasad sang keluarga usai tragedi Lion Air JT610.

Usai mendengarkan curhatan dan masukan para keluarga korban, para petinggi pun memberikan tanggapannya.

Salah satu yang menarik perhatian kelaurga korban adalah tanggapan dari Kepala Basarnas, Marsekal Madya Muhammad  Syaugi.

Saat menyampaikan tanggapan dari keluarga korban, Muhammad Syaugi tak kuasa menahan tangis.

Kepala Basarnas menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak keluarga yang selalu memberikan perhatian untuk timnya.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi di Pelabuhan JICT II, Tanjung Priok, Minggu (4/11/2018). (KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR)
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi di Pelabuhan JICT II, Tanjung Priok, Minggu (4/11/2018). (KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR) (Kompas.com)

"Terima kasih kepada bapak ibu sekalian yang begitu perhatian dengan kami, khususnya dari Tim SAR gabungan," ujar Muhammad Syaugi seperti dilansir dari tayangan Kompas TV, Senin (5/11/2018).

Lebih lanjut, kepala Basarnas itu pun mengakui bahwa timnya bukanlah tim yang sempurna.

Meski begitu, Muhammad  Syaugi meyakini keluarga korban bahwa ia dan timnya akan berusaha sekuat tenaga.

"Kami memahami, bahwa kami bukan manusia super, bukan manusia yang sempurna. Kami tetap berusaha sekuat tenaga. Dengan apa yang kami miliki. Kami yakin bisa mengevakuasi seluruh korban," sambungnya.

Belum selesai mengucapkan pernyataannya, mata Marsekal Madya Muhammad  Syaugi tampak berkaca-kaca.

Nada suaranya yang tadi stabil berubah menjadi terisak.

Kepala Basarnas M Syaugi saat memberikan keterangan pers di Tigaras, Kabupaten Simalungun, Minggu (24/6/2018).(KOMPAS.com/Tigor Munthe)
Kepala Basarnas M Syaugi saat memberikan keterangan pers di Tigaras, Kabupaten Simalungun, Minggu (24/6/2018).(KOMPAS.com/Tigor Munthe) (Kompas.com)

Kepala Basarnas tampak tak kuasa menahan tangis.

Air mata Muhammad  Syaugi pun menetes dari kedua matanya.

Ia lantas mengelapnya dan kembali diam untuk menenangkan dirinya sendiri.

Setelah sempat minum air minera, Muhammad Syaugi kemudian meminta maaf kepada keluarga korban Lion Air JT610 yang duduk di hadapannya.

"Mohon maaf. Bapak ibu setiap hari melihat. Saya di lapangan melihat di laut. Saya serius untuk melakukan pencarian ini. Saya tidak menyerah. Mudah-mudahan dengan waktu yang ada ini, kami tetap all out," ujar Muhammad Syaugi.

Momen Kabasarnas Menangis Depan Keluarga Korban Lion Air JT610, Kepala KNKT Tak Kuasa Bicara

Melihat pecahnya tangisan dari Kepala Basarnas, keluarga korban Lion Air JT610 yang menyaksikan peristiwa itu pun langsung berdiri.

Curhat Keluarga Korban Soal Sikap Pihak Lion Air : Jangankan Empati, Menelepon Pun Tidak

Mereka lantas secara bersamaan bertepuk tangan sebagai bentuk dukungan.

6 Hari Menanti Hasil Identifikasi 2 Jasad Bayi, Kakak Korban Minta Lion Air Jujur Soal Data Manifes

Kepala Basarnas mengaku akan terus berusaha untuk menemukan korban Lion Air JT610.

Karenanya, ia pun meminta semua pihak untuk mendoakan timnya dan seluruh pihak yang berwenang.

"Walaupun sampai 10 hari nanti, masih ada kemungkinan untuk bisa ditemukan. Saya yakin, saya akan terus mencari saudara saya ini. Kami mohon doanya. Untuk kita agar kuat melakukan tugas mulia ini," ujar Muhammad Syaugi.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved