Insiden Hari Pahlawan

Kronologi Jatuhnya Erikawati - Bocah 9 Tahun Jadi Korban Saat Nonton Drama Kolosal Surabaya Membara

Riati (42) Nenek korban mengungkapkan saat itu Erikawati bersama ibu dan keluarganya menonton pagelaran drama kolosal Surabaya Membara dari atas

Editor: Ardhi Sanjaya
zoom-inlihat foto Kronologi Jatuhnya Erikawati - Bocah 9 Tahun Jadi Korban Saat Nonton Drama Kolosal Surabaya Membara
(kompas.com/achmad faizal - surya.co.id/mohammad romadoni)
Kronologi Jatuhnya Anak 9 Tahun yang Jadi Korban saat Menonton Drama Kolosal Surabaya Membara

Ibu Erikawati juga menjadi salah satu korban dan kondisinya patah tulang.

Dikutip Grid.ID dari Kompas.com, seluruh korban, dievakuasi ke tiga rumah sakit di Surabaya yakni RSU dr Soetomo, RSUD Suwandhie dan RS PHC Tanjung Perak Surabaya.

Setidaknya, ada 20 orang mengalami luka berat dan ringan dalam tragedi ini.

Lima korban luka yang dirawat di RSU dr Soetomo, yaitu Masanah (40), Radian Permadi (16), Bayu Prasetyo (21), A Nur Aziz (19), dan M Maulana Saifudin.

Sebanyak 12 korban luka dirawat di RSUD Soewandhie Surabaya, yakni Rojak Ali Pratama (17), Achmad Qomarudin (17), Achmad Umar Jafar (13), Moch Nur Saifullah (13), Andi Rahman Saputro (15), Rafli (12), Rahmat Agung, Yusnu Sofa, Suci Anggraeni, Nabila (15), Iqbal, dan Risma.

Adapun 3 korban yang dirawat di RS PHC Tanjung Perak Surabaya, yakni Kim Aldi Sahputra (19), Miftahul Qaromah dan Liana (37).

Sebelumnya diberitakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.00 WIB saat drama kolosal Surabaya Membara baru sekitar 15 menit berlangsung.

Sebelum drama kolosal dimulai, puluhan penonton sudah memenuhi bagian atas viaduk Jalan Pahlawan.

Sebelum kereta melintas, kereta sudah membunyikan seruling peringatan dan mengurangi kecepatan dari 30 kilometer per jam menjadi 15 kilometer per jam.

Saat klakson lokomotif berbunyi, penonton di bawah viaduk sudah berteriak-teriak agar penonton di atas viaduk segera turun.

Saat kereta melintas dengan kecepatan rendah, penonton yang ada di atas viaduk saling berpegangan.

Laporan yang diterima PT KAI Daop 8, ada beberapa penonton yang berusaha melompat ke kereta karena kereta berjalan pelan.

Diduga karena kehilangan keseimbangan dan tersenggol badan kereta api, beberapa penonton terjatuh ke bawah dari ketinggian sekitar 7 meter.

Penonton yang terjatuh sebagian ada yang mengalami patah tulang.

Saat peristiwa terjadi, drama kolosal Surabaya Membara tetap berlangsung. (*)

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved