Penonton Tersambar Petir

Selamat Setelah Tersambar Petir, Kaki Aseh Dipenuhi Guratan Merah dan Terasa Nyeri

Aseh Haurudin (37), korban selamat setelah sambaran petir di Kelurahan Bubulak, Bogor Tengah Kota Bogor mengalami nyeri di beberapa bagian tubuhnya.

Penulis: Sachril Agustin Berutu | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Aseh Haurudin (37), korban selamat setelah tersambar petir saat menonton pertandingan sepakbola di Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Aseh Haurudin (37), korban selamat setelah sambaran petir di Kelurahan Bubulak, Bogor Tengah Kota Bogor mengalami nyeri di beberapa bagian tubuhnya.

Ayah Aseh, Adang menceritakan anaknya langsung dibawa ke klinik Muhammadiyah sesaat setelah tersambar petir.

"Saat anak saya terkena petir, kakinya itu ada bekas-bekas listrik gitu. Aseh pun langsung dibawa ke Klinik Muhammadiyah untuk diberi pengobatan," beber Adang.

Aseh pun menjelaskan, ia mulai sadar ketika dibawa ke Klinik Muhammadiyah.

Saat itu, dokter memeriksa tubuhnya dengan alat-alat, Aseh mengatakan, ia diminta untuk menggerak-gerakkan kaki kanannya.

"Kaki kanan saya sakit sekali pada saat itu dan kram, atau sulit sekali digerakkan. Bahkan, sulit diangkat. Badan saya pun lemas sekali. Setelah dilakukan pengecekan, dokter mengatakan agar saya mencoba menggerak-gerakkan kaki saya. Alhamdulillah bisa sedikit digerakkan," ungkapnya.

Sekira pukul 17.30 WIB, Aseh pulang ke rumah.

Ketika di rumah, kaki Aseh pun diberi pengobatan terapi.

Aseh pun memperlihatkan bekas petir yang menyambar kaki kanannya.

Terlihat, dari paha sampai kaki, ada bekas-bekas kemerahan.

bagian paha Aseh muncul kemerah-merahan akibat tersambar petir
bagian paha Aseh muncul kemerah-merahan akibat tersambar petir (TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu)

Urat di kaki kanannya pun sedikit muncul dan terlihat cukup jelas.

Sambung Adang, dokter di Klinik Muhammadiyah mengatakan, anaknya harus dibawa ke Rumah Sakit bila kondisinya makin memburuk.

Namun, kondisi Aseh sekarang ini sudah membaik, hanya butuh istirahat saja.

"Dokternya bilang, kalau dalam dua atau tiga hari ke depan anak saya muntah atau mual-mual, dan air seninya bewarna hitam, segera bawa ke Rumah Sakit. Namun anak saya tidak mengalami gejala itu, sekarang kondisinya sudah mulai membaik, alhamdulillah," ungkap Adang.

Sekarang ini, Aseh mengaku kalau kakinya hanya sedikit kram saja dan badannya masih sedikit lemas juga.

Aseh sudah bisa berjalan, namun perlu sedikit dijinjit.

"Kalau jongkok masih sedikit sakit. Kalau yang merah ini di sekitaran paha kaki kanan saya, sakit bila ditekan. Mudah-mudahan, beberapa hari lagi saya sembuh total," imbuh Aseh.

Untuk pengobatan agar kembali sehat seperti sedia kala, kaki Aseh akan rutin di urut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved