Lion Air JT610 Jatuh

Curiga Human Error Penyebab Jatuhnya Lion Air JT610, Hotman Paris Undang Pengacara Amerika

Hotman Paris serius menangani masalah jatuhnya Lion Air JT610 dan akan menggandeng pengacara dari Chicago, Amerika Serikat.

Curiga Human Error Penyebab Jatuhnya Lion Air JT610, Hotman Paris Undang Pengacara Amerika
kolase Instagram @hotmanparisofficial/TribunBali
Hotman Paris dan kecelakaan pesawat Lion Air JT610 

Awalnya, sebelum penerbangan dari Denpasar Bali, pesawat mengalami gangguan dan sudah dilakukan perbaikan dengan melakukan penggantian angle of attactk sensor dan sudah dilakukan tes.

Lalu, saat penerbangan dilakukan, pesawat mengalami masalah dan berlangsung sampai akhir penerbangan hingga mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.

"Saat ketinggian 400 kaki, kapten melihat di primary flight display ada warning yang tertulis indicated airspeed disagree, yang berarti adanya perbedaan penunjukan kecepatan antara instrumen kiri dan kanan," terangnya.

Lantas, pilot melakukan kroscek kemudian membandingkan dengan standby instrumen hingga kemudian menemukan adanya masalah di sebelah kiri pesawat.

saksi mata Lion Air JT610
saksi mata Lion Air JT610 (kolase TribunBali/Youtube)

"Setelah 3 kali kapten melihat pergerakan ini, kopilot mengeluh kendalinya berat. Kapten memutuskan mematikan stabilizer trim cut out. Ini adalah mematikan motor secara manual menggunakan tangan. Kemudian kapten menyampaikan atau kepada ATC (air traffic controller) bahwa mereka dalam kondisi kegagalan instrumen atau tak normal dan minta untuk tak berbelok dulu dan mengikuti arah landasan," ucapnya.

Pesawat Lion Air pun berhasil mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, lalu setelah itu pilot menginformasikan kepada engineer mengenai masalah indicated airspeed dan altitude iesagree.

Pilot juga melaporkan kepada saffety management maskapai terkait adanya penerbangan yang mengalamai masalah.

Setelah itu, petugas engineer melakukan pembersihan di pintu data modul sebelah kiri serta menangani kerusakan yang dikeluhkan pilot.

"Setelah dilakukan operational test di darat, pesawat dinyatakan baik," ungkapnya.

Jasa Raharja Telah Berikan Santunan Kepada 103 Ahli Waris Korban Lion Air di Tanjung Karawang

Lalu, Saat hari kejadian pada Senin 29 Oktober 2018, pesawat lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta, Banten pukul 06.23 WIB.

Halaman
1234
Penulis: Uyun
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved