Pengakuan Keluarga Andi Arief soal Kedatangan Polisi : Itu Bukan Rumah Bang Andi Lagi
Andi Arief mengaku rumahnya yang berada di Lampung digeruduk oleh dua mobil kepolisian.
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Keluarga Wasekjen Demokrat Andi Arief membenarkan kedatangan petugas dari Polda Lampung ke bekas rumah Andi Arief di Jalan Perkutut Kedaton, Bandar Lampung, Jumat 3 Januari 2019.
"Iya kami dengar rumah Andi Arief yang di Kedaton itu didatangi tim dari Polda, tapi itu bukan rumah bang Andi lagi, karena sudah dijual, " kata kerabat Andi Arief, Rachmat Husen saat ditemui Tribunlampung di kediaman orangtua Andi Arief di Jalan Pakis Kawat Enggal, Jumat 4 Desember 2019.
Sebelumnya, Andi Arief mengaku rumahnya yang berada di Lampung digeruduk oleh dua mobil kepolisian.
Hal itu disampaikan Andi Arief melalui Twitter miliknya, @AndiArief__, Jumat (4/1/2019).
Ia mengatakan ada dua mobil Polda yang mengaku dari Cyber mendatangi rumahnya.
Andi Arief mengatakan dirinya akan bersedia hadir apabila dipanggil oleh pihak kepolisian.
Selain pada Kapolri, Andi Arief juga menuliskan dirinya meminta bantuan pada Presiden.
"Rumah saya di lampung digerudug dua mobil Polda mengaku cyber.
Pak Kapolri, apa salah saya. Saya akan hadir secara baik-baik kalau saya diperlukan.
Pak Kapolri, jangan kejam terhadap rakyat. Salah saya apa.
Kenapa saya hendak diperlakukan sebagai teroris. Saya akan hadir jika dipanggil dan diperlukan.
Ini bukan negara komunis. Penggerudukan rumah saya di Lampung seperti negara komunis.
Mohon hentikan Bapak Presiden," tulis Andi Arief.
Kicauan Andi Arief yang mengaku rumahnya digeruduk (Capture Twitter @AndiArief__)
Diberitakan sebelumnya, nama Andi Arief kembali menjadi polemik setelah dirinya menuliskan soal hoaks 7 kontainer surat suara telah dicoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (2/1/2019).
Namun, Andi Arief ketika dikonfirmasi menegaskan jika kicauannya itu hanya berupa imbauan agar ada pihak yang melakukan pengecekan terkait kabar tersebut.
"Saya mengimbau supaya dilakukan pengecekan," ujar Andi Arief, Kamis (3/1/2019) pada Kompas.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/andi-ngaku-didatangi-polisi.jpg)