Ketua KPK : Tetap Semangat dan Tidak Takut terhadap Teror

Agus mengatakan dirinya sudah mengetahui kejadian benda mencurigakan tersebut, saat hendak berangkat ke acara

Ketua KPK : Tetap Semangat dan Tidak Takut terhadap Teror
(KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)
Agus menjadi pimpinan KPK untuk masa bakti 2015-2019. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Ketua KPK, Agus Rahardjo tidak menyurutkan semangatnya dalam melakukan upaya pemberantasan korupsi meski kediamannya di Perumahan Graha Indah, Jatimekar, Jatiasih Kota Bekasi mendapatkan ancaman teror, Rabu (9/1/2019).

"Teror ini resiko dari perjuangan pemberantasan korupsi. Tetap semangat dan tidak takut terhadap teror ini," katanya kepada wartawan saat tiba di kediamannya, Perum Graha Indah, Jatimekar, Kota Bekasi, Rabu (9/1/2019).

Agus yang tiba menggunakan batik coklat tersebut mengungkapkan teror benda mirip bom pipa di rumahnya dan bom molotov di rumah Wakil Ketua KPK Laode M Syarif tidak akan mempengaruhi lembaga antirasuah itu dalam menangani kasus korupsi yang sedang ditanganinya.

"Sekali lagi, kejadian ini tidak menyurutkan kerja kami. Jangan takut, tetap semangat demi kepentingan bersama. Maju terus," ujar Agus.

Agus mengatakan dirinya sudah mengetahui kejadian benda mencurigakan tersebut, saat hendak berangkat ke acara Kementerian Pendidikan.

"Saya terima laporan sekitar pukul 06.30 WIB. Saya sempat cek lihat sebentar, tapi saya langsung berangkat pukul 07.00 WIB ada kegiatan di Kementerian Pendidikan pukul 09.00 WIB," katanya.

Dirinya menyerahkan kasus ini kepada kepolisian republik indonesia untuk menangani kasus ini.

"Ya kita kerahkan sepenuhkan kepada teman-teman polri. Mudah-mudahan bisa diungkap dengan baik," paparnya.

Rumah Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rajarjo di Perumahan Graha Indah, Jatiasih Kota Bekasi mendapatkan ancaman teror, pada Rabu (9/1/2019).

Eman penjaga rumah Ketua KPK Agus Rahardjo yang menemukan pertama benda mencurigakan diduga mirip bom itu disangkutkan di pagar.

"Iya saya yang lihat pertama kali itu (benda mirip bom). Ditaruh dalam keadaan tersangkut dengan posisi menjorok ke dalam garasi pagar rumah," katanya kepada Wartawan, Rabu (9/1/2019)

Melihat benda mencurigakan itu, ia setelah dilihat ternyata isi tas itu terdapat palaron, paku, kabel, batrai dan serbuk.

"Saya langsung lapor telpon ke polsek setempat," katanya

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved