TERPOPULER - Ketika Mahfud MD Minta Andi Arief Protes ke SBY : Kalau Salah Gugatlah Partai Demokrat

Mahfud MD meminta Andi Arief protes langsung ke SBY dan Partai Demokrat soal aturan sengketa Pemilu

TERPOPULER - Ketika Mahfud MD Minta Andi Arief Protes ke SBY : Kalau Salah Gugatlah Partai Demokrat
kolase Tribunnews.com
Andi Arief dan Mahfud MD 

"Peryataan paling berbahaya dari Prof @mohmahfudmd di ILC adalah: KPU atau aiapapun yg dianggap curang kalau tidak melebihi perbedaan suara antar paslon aman-aman saja,

Andi Arief tanggapi Mahfud MD
Andi Arief tanggapi Mahfud MD (Twitter @AndiArief_)

Dengan logika berbahaya dari Prof @mohmahfudmd, kalau ada kecurangan 4 jt suara tidak apa2, selama perbedaan suara antar capres adalah 9 jt. BAHAYA." tulis Andi Arief soal pernyataan Mahfud MD

Debat Andi Arief dan Admin TNI AU Soal Penyebutan Nama Anggota TNI, Anak Jokowi Ikut Beri Reaksi Ini

Diketahui bersama Mahfud MD menjelaskan soal sistem kecurangan yang akan menimpa KPU saat Pemilu.

Mahfud MD juga mengingatkan pada KPU untuk siap menghadapi penyerangan yang terjadi pasca pemilihan suara.

"nanti yang akan dihadapi setelah pemilihan tidak akan sampai dua hari besoknya muncul isu curang, semua Pemilu itu dituduh curang oleh yang kalah," kata Mahfud MD di ILC.

Mahfud MD mengaku pernah menangani perkara demikian saat menjadi hakim.

Menurut Mahfud MD paslon yang kalah dalam pemilihan umum langsung menuduh pihak yang menang melakukan kecurangan.

"saya menjadi hakim ketika menghadapi kasus seperti itu, yang kalah langsung bilang curang. setelah diperiksa pengadilan kontestannya itu tidak curang, yang curang tuh di bawah, curang dibawah itu silang, sama-sama curang, yang satu curang di Kudus yang satu di Papua, yang satu dihukum yang satu masih diproses polisi," kata Mahfud MD.

Andi Arief Ngaku Rumahnya di Lampung Digeledah Polisi, Keluarga Ungkap Rumahnya Sudah Dijual

Lantas, apakah dengan kecurangan demikian lalu Pemilu bisa dibatalkan ?

"tidak, Pemilu hasilnya batal manakala kecurangan itu signifikan," jawab Mahfud MD.

"kalau anda kalah 5 juta suara bisa membuktikan 1.500 suara maka anda tetap kalah itu pedomannya," tambah Mahfud MD.

Menurut Mahfud MD, bila berpikiri hak konstitusional bila satu suara curang akan membatalkan, maka Pemilu tidak akan pernah selesai.

Mahfud MD berujar bahwa kecurangan pada setiap Pemilu pasti ada, maka itu hukum kemudian mengaturnya.

"karena kalau berpikir hak konstitrusional 1 suara saja curang harus dibatalkan gak akan pernah ada Pemilu selesai. oleh sebab itu hukum mengatur, curang itu pasti ada tetapi harus signifikasi itulah yang akan dihadapi KPU, hadapi saja ini," kata Mahfud MD.

Pengakuan Keluarga Andi Arief soal Kedatangan Polisi : Itu Bukan Rumah Bang Andi Lagi

Mahfud MD melanjutkan bahwa saat ini kecurangan dilakukan oleh kontestan sendiri.

Bahkan pada orde baru, kecurangan sudah dilakukan dari atas dengan mengatur siapa pemenang Pemilu hingga jumlah suaranya.

"curang itu dilakukan oleh kontestan. pada orba kecurangan itu dilakukan dari atas, direkayasa ini hasilnya yang tidak setuju dengan pemerinta diteror. nah sekarang tuh partai-partai sudah curang sendiri-sendiri di bawah, saya nih hakim, tahu PAN curang disana, Golkar disana, PDI-P disina, ada kok datanya ini bukan fitnah , tetapi tidak semua kecurangan yang terbukti itu menyebabkan Pemilu tidak sah," kata Mahfud MD.

Penulis: Sanjaya Ardhi
Editor: khairunnisa
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved