Cerita Legiman, Pengemis Asal Pati yang Punya Tabungan Rp 900 juta
Hal ini diketahui saat Legiman tertangkap operasi penertiban pengemis, gelandangan dan orang terlantar.
Jika ditotal, kekayaan Legiman yang sehari-harinya mengemis di kawasan Simpang Lima mencapai Rp 1 miliar lebih.
"Setelah kami interogasi, yang bersangkutan mengaku memiliki rumah senilai Rp 250 juta, tanah senilai Rp 275 juta, dan tabungan di bank sejumlah Rp 900 juta," terang Udhi.
Tidak hanya itu, ternyata penghasilan sehari Legiman dari mengemis di kawasan Simpang Lima pun tidak kalah mengejutkan.
Diketahui, minggu sebelumnya Legiman juga terjaring operasi razia yang sama.
Dilansir Grid.ID dari Kompas.com, operasi penertiban Legiman pada minggu sebelumnya dilaporkan jika penghasilan Legiman sehari mencapai Rp 1 juta lebih.
Pada operasi penertiban Sabtu (12/1/2019), Legiman dilaporkan mendapatkan hasil Rp 695 ribu.
Jumlah ini pun diakui Legiman tidak sebanyak biasanya karena cuaca hujan.
Terkait hal ini, Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Kententraman Masyarakat Satpol PP Pati, Udhi Harsilo Nugroho mengingatkan masyarakat untuk menaati peraturan daerah No. 7 Tahun 2018.
"Baik yang meminta-minta maupun yang memberi dikenakan denda Rp 1 juta. Jangan dikira pengemis-pengemis itu orang yang tidak berpunya," jelasnya Udhi Harsilo.
Selanjutnya pengemis yang terjari operasi penertiban ini akan menjalani penyuluhan dan pembinaan lebih lanjut sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing.
Kasus pengemis yang memiliki kekayaan hingga ratusan juta Rupiah ini tidak terjadi hanya sekali di Indonesia.
Pada bulan September 2018, seorang pengemis yang terjaring razia penertiban di Kalimantan Selatan diketahui memiliki uang tunai dalam tasnya.
Tidak tanggung-tanggung, uang tersebut senilai hingga Rp 100 juta dan disimpan dalam kantung kresek.
Pengemis tersebut bernama Asmuni dan ditangkap di kawasan pasar Kandangan setelah dua tahun mengemis di lokasi yang sama.
Pengemis tersebut akhirnya dipulangkan ke daerahnya di Kecamatan Kandangan, Kalimantan Selatan oleh pemerintah setelah mendapatkan pembinaan lebih lanjut. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/pengemis-tajir.jpg)