Pilpres 2019

Iwan Fals Kaget Lihat Respon Polling Paska Debat Pilpres 2019: Nah Lo 01 Ketinggalan Jauh

Melalui laman Twitternya, Iwan Fals pun membuka polling untuk netizen memilih antara pasangan capres cawapres okowi-Maruf atau Prabowo-Sandiaga

Iwan Fals Kaget Lihat Respon Polling Paska Debat Pilpres 2019: Nah Lo 01 Ketinggalan Jauh
Kolase Kompas.com/Kompas TV
Capres nomor urut 01 dan 02, Jokowi dan Prabowo Subianto serta musisi Iwan Fals. dalam akun Twitter-nya, Iwan Fals melakukan polling untuk para netizen 

Sudah ada 47.395 netizen yang ikut dalam polling Iwan Fals.

Masih ada waktu tersisa 5 jam untuk polling ini sebelum ditutup.

Hasil sementara Polling Iwan Falls di Twitter paska Debat Pilpres 2019
Hasil sementara Polling Iwan Falls di Twitter paska Debat Pilpres 2019 (Twitter Iwan Fals)

Prabowo Janji Naikkan Gaji PNS

Tema korupsi diangkat dalam debat Pilpres 2019 malam ini, Kamis (1/1/2019) antara Jokowi-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Sang moderator, Imam Priyono melontarkan pertanyaan kepada pasangan capres cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Pertanyaan bertema korupsi tersebut berbunyi, 'birkokrasi merupakan ujung tombak negera untuk memenuhi hak-hak warga dan pembenahan birokrasi merupakan salah satu upaya memberantas korupsi. Bagaimana langah-langkah anda untuk mewujudkan birokrasi yang terbebas dari korupsi?'.

Prabowo Subianto menjawab kalau akar masalah korupsi yang dilakukan para birokrat adalah penghasilan para PNS yang dinilai masih kurang.

"Akar masalahnya adalah bahwa penghasilan para pegawai negeri itu kurang, tidak realistis. Kalau saya memimpin negara ini, saya akan perbaiki kualitas birokrat dengan realistis. Kalau ada yang bertanya uangnya dari mana? saya akan tingkatkan tax rasto yang sekarang berada 10 persen atau kurang. Saya akan kembalikan ke angka 16 persen, mungkin kita akan dapat 60 miliar dolar lebih," ucap Prabowo.

"Saya akan perbaiki gaji-gaji semua birkorat, perbaikan pegawai negeri, jamin kebutuhan-kebutuhan dia," tambah Prabowo.

Bila ada PNS yang melakukan korupsi, dia menyarankan untuk tindak sekeras-kearasnya.

Halaman
1234
Penulis: yudhi Maulana
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved