Mengenal Bendung Katulampa Bogor, Dijaga 24 Jam Hingga Libatkan Relawan

Kepala Bendung Katulampa Andi Sudirman mengatakan, Bendung Katulampa memiliki fungsi untuk memantau Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Ciliwung

Penulis: Sachril Agustin Berutu | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
kondisi Bendung Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor pada Rabu (23/1/2019) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Kepala Bendung Katulampa Andi Sudirman mengatakan, Bendung Katulampa, Bogor Timur, Kota Bogor, memiliki fungsi untuk memantau Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Ciliwung.

Andi menjelaskan, Bendung Katulampa bukanlah sebuah bendungan.

Bendung Katulampa tidaklah digunakan sebagai pengendali banjir.

"Jadi bukan bendungan, bukan pengendali banjir. Tapi hanya memonitor TMA Sungai Ciliwung. Peringatan dini ke Jakarta," katanya, Rabu (23/1/2019).

Ia mengatakan, ketinggian Sungai Ciliwung akan di pantau di Bendung Katulampa.

Sebab, ada 13 titik di hulu (Puncak, Kabupaten Bogor) yang masuk atau mengarah ke Bendung Katulampa.

Kepala Bendung Katulampa Andi Sudirman
Kepala Bendung Katulampa Andi Sudirman (TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu)

Pengontrolan yang dilakukan selama 24 jam ini, melibatkan beberapa relawan yang berjaga di Puncak dan 10 personil Bendung Katulampa sendiri.

Setiap jamnya, TMA Sungai Ciliwung akan di catat dan dilaporkan ke berbagai pihak, baik yang berada di Bogor, Depok, Jakarta, dan Jawa Barat.

Pelaporan TMA Sungai Ciliwung ini baik normal atau Siaga, kata Andi, dilakukan dengan berbagai alat komunikasi, yakni radio komunikasi dan grup WhatsApp.

"Jadi sebagai warning atau peringatan dini banjir," jelasnya.

Waktu air dari Bendung Katulampa untuk sampai ke Depok sendiri, dikatakannya, membutuhkan waktu sekira 4 - 5 jam.

Sementara waktu air untuk sampai ke Jakarta, membutuhkan waktu 12 - 14 jam.

Dengan ini, maka, warga Depok dan Jakarta bisa mengantisipasi bila Bendung Katulampa masuk ke zona Siaga.

"Selain itu, Bendung Katulampa berfungsi sebagai irigasi. Jadi irigasi ini digunakan warga untuk beraktivitas," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved