Update Gempa Mentawai dan Padang, Video Kepanikan Warga dan Tamu Hotel Berhamburan Keluar
Sebagian warga di Mentawai memilih tidur di luar rumah pada Minggu dini hari 3 Februari 2019 hingga pagi karena takut terjadinya gempa susulan.
Di lantai dasar, kerumunan pengunjung Transmart memenuhi area parkir yang sebagian sedang dipergunakan bazzar makanan.
Para petugas sekuriti serta pegawai Transmart Padang membantu menenangkan dan mengatur para pengunjung agar tetap menjaga keamanan.
Kendaraaan para pengunjung pun mengalir keluar pusat perbelanjaan.
Portal parkir terlihat dibuka, sehingga mobil bisa langsung keluar.
"Ini gratis, bebas bayar parkir," kata In, seorang pengemudi taksi.
In mengatakan, dirinya sedang berbincang dengan sesama pengemudi taksi ketika mendadak merasakan goyangan gempa.
Ia melihat warga banyak keluar dari rumah dan gedung-gedung di sekitar Transmart
Menjelang pukul 17.00 WIB, keadaan pusat perbelanjaan sudah kembali tenang.
• 10 Fakta Pengakuan Gempar Soekarno Putra, Jadi Rahasia 40 Tahun Hingga Sekali Dipeluk Bung Karno
• Staf Kemenag Terkena OTT Karena Minta Jatah Pembangunan Masjid Pascagempa di Lombok
Keadaan Kota Padang terpantau aman.
Penjelasan Resmi BMKG Terkait Gempa Beruntun di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan penjelasan resmi terkait gempa beruntun di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Sabtu (2/2/2019).
Dikutip dari siaran pers BMKG di laman resmi BMKG, bmkg.go.id, telah terjadi gempabumi hari Sabtu, 2 Februari 2019, 16.27.34 WIB dengan kekuatan M=6.1 Kedalaman 26 km.
Gempabumi dengan magnitude paling kuat ini berpusat di laut pada jarak 105 km arah Tenggara Kota Tua Pejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Provinsi Sumatera Barat.
Dari hasil pemodelan tsunami tidak memicu terjadinya tsunami.
Hingga pukul 21.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan telah terjadi aktivitas gempabumi susulan (aftershock) sebanyak 52 kali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/gempa-padang-mentawai.jpg)